SuaraBatam.id - Anak gadis dibunuh mengenaskan. Mayatnya dimasukkan di kantong plastik.
Mayat dalam kantong plastik itu merupakan bocah perempuan berinisial PDL. Gadis itu berusia 7 tahun.
Mayat dalam kantong plastik itu tewas mengenaskan di Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Mayatnya ditemukan, Selasa (9/2/2021) pagi.
Kasubbag Humas Polres Nias Selatan Brigadir Dian Octo P Tobing mengatakan jenazah korban ditemukan dalam kondisi terbungkus karung plastik oleh warga setempat sekitar pukul 07.00 WIB.
Ia mengatakan bahwa bocah tersebut diduga merupakan korban tindak pidana pembunuhan.
"Dugaan sementara korban dibunuh. Pelaku masih lidik," katanya.
Korban merupakan putri dari Masarudin Laia (38) warga Desa Hilorodua, Kecamatan Lahusa.
Orang tua korban sebelumnya telah membuat laporan ke Polsek Lahusa karena korban tidak pulang ke rumah. (Antara)
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Viral CCTV Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Turun Tangan
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Anggota DPR Soroti Pengeroyokan Sopir Truk oleh 5 Pegawai Bea Cukai di Batam
-
FC Barcelona Hadir, Perkuat Kolaborasi Strategis BRI dan Barca
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%