SuaraBatam.id - Kantor Wilayah Dirjen Pajak (DJP) Kepulauan Riau mengapresiasi PT Bahtera Bestari Shipyard (BBS) Batam lantaran perusahaan meilik Hengky Suryawan jadi pembayar pajak terbesar di Kepulauan Riau.
"Saya tentunya senang sekali bisa berkontribusi terhadap pajak negara. Pajak sebagai kewajiban kita, dan kita juga punya hak dari kewajiban yang diberikan," ujar Hengky Suryawan kepada Batamnews (jaringan Suara.com), Senin (8/2/2020).
Piagam yang diserahkan di Hotel Aston Batam ini merupakan bentuk apresiasi wajib pajak dengan kontribusi terbesar terhadap penerimaan pajak di KKP Madya Batam.
Pada kesempatan tersebut, DJP Kepri juga diketahui berhasil memenuhi target 4 persen dari penerimaan pajak yang ditargetkan Menteri Keuangan.
"DJP harus mau memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang taat pajak dan berkontribusi terhadap penerimaan negara," ujarnya.
Perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 lalu di atas lahan seluas 52 hektare di wilayah Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. Pada tahun 2019 lalu, PT BBS berhasil membuat 60 kapal pesanan dari konsumen.
Berita Terkait
-
Setoran Pajak dari BUMN 9 Tahun Terakhir Capai Rp 1.518 Triliun
-
BJB e-Samsat, Solusi Praktis Bayar Pajak Kendaraan Bermotor
-
Anak Bakal Tak Bisa Daftar Sekolah jika Orang Tua Belum Bayar PBB
-
Apa Itu NPWP Elektronik? Terobosan DJP Kemenkeu Terbaru
-
Pengusaha Hotel dan Restoran di Kota Makassar Ancam Tak Mau Bayar Pajak
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
ABK Kasus Sabu 2 Ton Bebas Hukuman Mati, Habiburokhman Bilang Begini
-
Apa Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Kata Ketua PERBANAS
-
Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Kinerja, Laba Anak Usaha BRI Group Tembus Rp10,38 Triliun
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta