SuaraBatam.id - Ciuman merupakan salah satu cara manusia dalam mengekspresikan kasih sayang. Mencium bayi di pipi mereka yang menggemaskan, mencium teman di pipi, dan mencium pasangan di bibir untuk menunjukan perasaan dan keinginan untuk kedekatan.
Berciuman juga disebut sebagai salah satu mekanisme evolusi paling awal untuk ikatan sosial.
Meskipun ada banyak kenikmatan dari berciuman, ada juga beberapa manfaat kesehatan yang luar biasa, yang ternyata didukung oleh sains.
Penasaran? Ini dia manfaat ciuman yang harus kamu tahu, seperti dilansir dari laman Mentalfloss.
Ciuman dapat menjaga suasana hati tetap baik
Ciuman akan melepaskan neurotransmiter seperti oksitosin - hormon cinta - dan vasopresin - hormon yang mengikat perasaan ibu dengan bayinya, ataupun pada pasangan yang sedang jatuh cinta. Ciuman juga melepaskan opioid endogen, dopamin, dan neurohormon bermanfaat lainnya untuk menjaga suasana hati tetap seimbang. Tak heran jika ciuman membuatmu bahagia, kan?
Ciuman menghasilkan hormon baik yang memiliki kemampuan menyembuhkan
Menurut sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan di Neuroendocrinology Letters, cinta, kesenangan, dan nafsu memiliki potensi mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan. Ciuman dapat mengurangi hormon stres, dan membuat tubuh dapat lebih fokus pada proses penyembuhan dan membantu berkontribusi pada kesehatan mental dan perilaku yang lebih positif.
Ciuman akan meningkatkan kewaspadaan
Baca Juga: Mengejutkan! Nikita Mirzani Sering Ciuman dengan Cewek
Meski membuat seseorang terlena, tapi ciuman sesungguhnya akan melatihmu tetap waspada, lho. Ini karena ciuman akan merangsang pelepasan adrenalin, yang membuat seseorang merasa bersemangat dan meningkatkan detak jantung sehingga membuat kamu lebih waspada. Oleh karena itu, orang yang sering berciuman akan selalu bersiap dalam segala situasi yang ada.
Ciuman dapat mengurangi stres
Dalam studi tahun 2009 yang dilaporkan di Western Journal of Communication, pertukaran kasih sayang secara fisik, termasuk ciuman, akan melindungi individu dari efek fisiologis stres. Para peneliti menemukan bahwa mengungkapkan kasih sayang, di mana ciuman adalah contoh utama, secara langsung berkaitan dengan penurunan hormon stres kortisol sepanjang hari.
Karena ciuman dapat mengurangi stres, maka itu akan membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh
Dalam penelitian yang sama seperti sebelumnya, para peneliti berteori bahwa jika perilaku kasih sayang dapat mengurangi stres, maka masuk akal untuk memprediksi bahwa hal itu juga akan mempengaruhi perbaikan parameter fisiologis yang diperburuk oleh stres. Misalnya kolesterol.
Kolesterol memiliki sejumlah fungsi fisiologis esensial, termasuk menjaga fluiditas membran, memproduksi empedu, dan berkontribusi pada metabolisme vitamin yang larut dalam lemak. Kolesterol juga bertanggung jawab untuk produksi hormon steroid seperti kortisol, aldosteron, progesteron, estrogen, dan testosteron.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026