SuaraBatam.id - DPR mengeluhkan rapid test antigen bikin susah rakyat Indonesia. Sebab ada aturan jika naik pesawat dan kereta api harus rapid test antigen.
Menurut Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay hal itu membuat rakyat susah. Sebab rapid test antigen mahal.
Saleh berujar kekinian akibat kebijakan tersebut, masyarakat bukan justru merasa aman dan nyaman malah sebaliknya. Masyarakat banyak mengeluhkan rapid tes antigen.
"Dari kemarin, saya sudah dapat laporan dari masyarakat terkait ini. Rata-rata mereka mengeluh. Keluhan yang sama juga disampaikan lewat media-media sosial," kata Saleh kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).
Saleh menyebutkan sejumlah hal terkait rapid tes antigen yang menjadi keluhan masyarakat. Mulai dari masa berlaku antigen yang dianggap terlalu pendek hanya tiga hari, ditambah biaya tes yang tergolong mahal.
"Rapid test antigen ini kan lumayan mahal. Jika orang bepergian di atas empat hari, berarti dia harus melakukan test antigen dua kali, saat berangkat dan saat pulang. Bagi mereka yang dananya terbatas, tentu memberatkan," ujar Saleh.
Keluhan lain disampaikan oleh masyarakat yang mengikuti test antigen di bandara.
Selain mahal, rapid antigen banyak dikeluhkan masyarakat lantaran proses tesnya yang memakan waktu lama, ditambah masyarakat harus antre panjang. Saleh mengatakan, peristiwa tersebut dapat dilihat di sejumlah bandar udara maupun stasiun keberangkatan moda transportasi luar kota.
Bahkan, kata Saleh, saking lamanya antrean, ada sejumlah calon penumpang yang terpaksa mengatur ulang jadwal keberangkatan pesawat karena tertinggal akibat mengikuti prosesur antigen lebih dulu.
Baca Juga: Mulai Hari Ini Para Penumpang Kereta Api Harus Rapid Test Antigen Dulu
"Sekarang ini, sudah bayar mahal, antrean panjang pula. Nah, bisa gak pemerintah menggratiskan test antigen ini? Atau setidaknya mengurangi harganya? Kalau gak bisa, ya tolonglah pelayanan kepada masyarakat yang ingin menaati aturan pemerintah diperbaiki," kata Saleh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam
-
Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas ke Batam, Dibongkar lalu Dijual Eceran
-
Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat
-
Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan