SuaraBatam.id - Seorang anak SMP kelas 3 bunuh bocah berusia 6 tahun. Habis dibunuh, mayatnya dikubur di lapangan sekolah.
Kasus ini berawal dari orangtua si bocah 6 tahun itu melapor anaknya hilang. Polisi pun langsung menyelidiki laporan itu.
Pada akhirnya polisi pun mengungkap kasus penculikan disertai pembunuhan itu dengan menangkap anak SMP sebagai sang pembunuh. Kejadian ini di Maharajganj, India.
Dalam pengakuannya, bocah SMP itu menunjukkan tempat si mayat bocah 6 tahun itu dikubur. Lalu polisi mendatangi lapangan tempat si bocah dikubur.
Mayatnya dikirim ke rumah sakit untuk diautopsi.
Menurut polisi, korban dan tersangka pembunuh memiliki hubungan keluarga. Bahkan rumah mereka berdekatan.
Pengakuan anak SMP berjenis lelaki itu mengatakan bahwa dia tidak senang dengan keluarga korban. Karena keluarga si bocah 6 tahun itu suka berkomentar aneh.
Hanya saja penahanan anak SMP itu diprotes warga tempat dia tinggal. Warga menuduh polisi menjebak si bocah.
Baca Juga: Gorok 3 Anak Kandung hingga Tewas saat Suami ke TPS, Pelaku Meninggal di RS
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Misteri Kematian PPPK RSPAU Halim: 6 Fakta yang Terungkap Sejauh Ini
-
Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi