SuaraBatam.id - Cuaca ekstrem yang terus melanda di Kabupaten Natuna menyebabkan sejumlah nelayan berganti profesi lantaran tingginya gelombang laut ditambah angin kencang yang terjadi beberapa hari belakangan.
Salah seorang nelayan asal Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Yunda mengatakan, ia sudah beralih profesi jadi kuli bangunan selama sebulan belakangan.
"Nelayan mendapatkan imbauan dari BMKG, untuk sementara waktu menunda kegiatan melaut karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Sebagian dari kami memilih beralih profesi sementara karena untuk memenuhi kebutuhan hidup, kami harus tetap bekerja apa pun itu,” kata dia, Jumat (11/12/2020).
Hal serupa juga disampaikan salah seorang nelayan asal Singgang Bulan, Kecamatan Bunguran Selatan, Muhadi. Sebelumnya, ia biasa bekerja sebagai nelayan pesisir.
Namun, semenjak musim utara tiba, ia banting stir jadi pencari kepiting bakau.
"Ya, selama ini saya mancing ikan, sejak musim utara tiba, saya cari kepiting bakau, dan alhamdulillah cukup untuk makan," ujar Muhadi, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Berita Terkait
-
Ombak Besar 593 Nelayan Semarang Tak Bisa Melaut
-
Kota Serang Diprediksi Berawan, Warga Diminta Waspada Angin Kencang
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup,TNGGP: Menghindari Hal yang Tak Diinginkan
-
Cuaca Esktrem, Pendakian Gunung Gede Ditutup
-
Perahu Terbalik Ditabrak Kapal Tanker, Nelayan Paser Hilang 2 Hari di Laut
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut
-
Tumbuh 13,7%, BRI Kantongi Laba 15,5 Triliun di Triwulan I 2026
-
Selisih Gadai Mobil, Pria di Batam Dikeroyok Debt Collector