SuaraBatam.id - Dalam menyambut tahun baru, Pemkot Batam tidak akan menggelar pesta kembang api lantaran pandemi Covid-19 yang masih melanda.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyebut, pesta kembang api berpotensi mendatangkan kerumunan orang yang membuat banyak orang sulit untuk saling menjaga jarak.
“Nanti khawatirnya tidak patuh protokol kesehatan, tidak bisa jaga jarak,” ujar Rudi, Kamis (10/12/2020).
Meski demikian, pihaknya mengaku tidak bisa melarang apabila ada pihak diluar Pemkot seperti hotel, resort, atau restoran yang ingin menggelar acara di akhir tahun.
Namun, ia memberi syarat, hal itu tetap harus mematuhi aturan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, social distancing, cuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.
“Pihak hotel kan sudah punya panduan, termasuk restoran atau resort,” katanya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Salah satu yang ia soroti, pergantian tahun identik dengan terompet yang ditiup, sehingga pemakaian terompet ini rentan penyebaran droplet.
Dengan alasan ini, Rudi menyampaikan tidak mengeluarkan larangan untuk penggunaan terompet, tetapi harus dipakai sendiri. Tidak diperbolehkan untuk meminjamkan kepada orang lain.
Baca Juga: Tempat Wisata Dilarang Gelar Pesta Tahun Baru, Jika Dilanggar Bakal...
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi