SuaraBatam.id - Sebanyak 11 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Petugas Ketertiban (PK) terpaksa diganti KPU Bintan karena terkonfirmasi positif Covid-19.
Komisioner KPU Bintan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Haris Daulay mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengganti 11 petugas tersebut dengan yang baru.
"Penggantiannya sudah dilakukan dari beberapa hari yang lalu. Yang positif memang sesuai aturan harus diganti," ujar Haris, Selasa (8/12/2020).
Ditemui terpisah, Kadinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan, pihak medis telah melakukan pengambilan swab terhadap 119 petugas Ad-Hoc KPU Bintan yang reaktif Rapid Diagnostic Test (RDT).
Dari semuanya, diperoleh 11 orang yang hasil PCR-nya dinyatakan positif covid-19 meskipun tidak bergejala.
"Jadi 11 orang yang positif itu adalah KPPS dan PK," katanya.
Para KPPS dan PK yang positif merupakan mereka yang bertugas di Tanjunguban, Kuala Sempang, Kawal, Teluk Sebong, Teluk Bintan, Toapaya dan Bintan Timur.
"Memang harus diganti karena mereka positif dan harus menjalani isolasi untuk penyembuhan," jelasnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Hingga kini, kasus Covid-19 di Bintan sudah mencapai 365 kasus.
Baca Juga: Mendagri: Pasien Positif Covid-19 Yang Tak Mau Nyoblos Jangan Dipaksa
Dari total itu sebanyak 305 kasus sembuh dan 8 meninggal dunia. Sebanyak 43 pasien positif saat ini harus menjalani isolasi demi kesembuhan.
Gama meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bintan untuk senantiasa menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer.
"Waspada dan taati protokol kesehatan karena kasus covid-19 di Bintan terus mengalami peningkatan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar