SuaraBatam.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mulai mendistribusikan logistik Pilkada Batam ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Ada sebanyak 4.354 kotak suara yang akan didistribusikan ke tempat pemungutan suara (TPS).
Untuk pendistribusian logistik ke pulau-pulau terluar, KPU Kota Batam menggunakan kapal-kapal pompong dibantu oleh Satpol PP, Kepolisian, dan juga TNI.
Ketua KPU Kota Batam, Herigen Agusti mengatakan dalam pendistribusian logistik Pilkada pihaknya tidak sendiri. Namun juga dikawal oleh pihak keamanan dan juga Bawaslu Kota Batam.
"Kotak suara sudah mulai kita distribusi sejak kemarin, terutama di Kecamatan Belakangpadang," kata Herigen di Sekupang, Minggu (6/12/2020).
Dijelaskan bahwa jumlah kotak suara yang distribusikan mengacu pada jumlah TPS yang ada di Batam. Menurut dia jumlahnya sebanyak 2.177 TPS yang tersebar di seluruh Kecamatan.
"Karena selain Batam juga ada Pilgub, maka total kotak suaranya jumlah TPS dikali dua," katanya.
Terkait persiapan menjelang hari pelaksanaan pesta demokrasi pada 9 Desember mendatang, Herigen mengaku tidak ada kendala. Pihaknya memastikan seluruh tahapan sudah berjalan dengan baik.
Kemudian terkait petugas yang sebelumnya reaktif saat menjalani rapid tes, saat ini masih melakukan isolasi mandiri. Jika nantinya menjelang pelaksanaan masih reaktif maka akan diganti dengan petugas cadangan.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Dinkes Batam. Saya pastikan semua yang bertugas nantinya harus non reaktif," jelasnya.
Baca Juga: Viral Paslon Pilkada Pilih Rakyat yang Lebih Susah, Publik: Cie Kompak
Herigen juga menjelaskan untuk pasien Covid-19 yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit, KPU akan tetap berikan kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya. Nantinya akan ada petugas yang datang ke rumah sakit atau tempat karantina.
"Pastinya kami tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan. Nanti kita juga akan koordinasi dengan Bawaslu," katanya.
Kontributor : Ahmad Rohmadi
Berita Terkait
-
Golkar Usul Pilkada Tanpa Wakil, Kepala Daerah Bisa Tunjuk 2-3 Birokrat Senior
-
Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia