SuaraBatam.id - Wali Kota Tanjungpinang Rahma membubarkan fashion show yang dihelat di CK Hotel Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Pembubaran itu dilakukan, Selasa (24/11/2020) malam.
Pembubaran acara yang ditaja Exotics Model Project itu dipimpin langsung Wali Kota Tanjungpinang Rahma. Pembubaran dilakukan lantaran penyelenggara mengabaikan protokol kesehatan (protkes).
Acara tersebut abai protokol kesehatan dengan adanya kerumunan massa. Selain itu, pihak penyelenggara kegiatan tidak bisa menunjukkan perizinan yang seharusnya dikantongi sebelum acara berlangsung.
"Saya sebagai Wali Kota Tanjungpinang sangat kecewa dan menekankan kembali dengan terlaksananya kegiatan Exotics Model Project ini, yang pada dasarnya telah mengabaikan protokol kesehatan yang telah mengumpulkan keramaian dengan sama sekali tidak mengindahkan aturan dalam protokol kesehatan," kata Rahma dengan raut wajah kecewa.
Rahma mengimbau agar ke depannya bersama-sama sadar akan pentingnya aturan pemerintah dan protokol kesehatan.
Karena berdasarkan dengan data yang ada di saat ini, warga Tanjungpinang yang terkonfirmasi Covid-19 masih terus bertambah sehingga beberapa ruangan di rumah sakit penuh.
"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak penyelenggara dan panitia kegiatan Exotics Model Project," sebutnya.
Rahma menjelaskan, dengan aturan yang berlaku seharusnya kegiatan sifatnya mengundang kerumunan ini belum bisa laksanakan dan dilanjutkan karena dengan kondisi Covid-19 saat ini.
"Kepala daerah harus bertanggung jawab dan akan diberi sanksi jika ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan, sekali lagi saya mohon maaf untuk sementara kegiatan ini tidak dapat dilaksanakan dan dilanjutkan, semoga para panitia dapat mengerti dan memahaminya," ucapnya.
Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Tingkatkan Kasus di Banyak Negara, Bisakah Dikendalikan?
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV