SuaraBatam.id - Pemkot Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengusulkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2021 naik menjadi Rp 3.105.000 dari sebelumnya Rp 3.006.999.
"UMK Tanjungpinang 2021 naik Rp 98.000 sudah diusulkan kepada Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UMKM Tanjungpinang Hamalis, Rabu (18/11/2020).
Hamalis menyebut kenaikan UMK tersebut telah dirumuskan bersama badan pusat statistik (BPS) dan dewan pengubahan, dengan melibatkan asosiasi pengusaha Indonesia (APINDO) dan serikat buruh pada tanggal 4 November 2020.
“Kenaikan UMK disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi, laju inflasi dan faktor terkait lainnya,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara, Kamis.
Kendati demikian, Hamalis menegaskan bahwa penetapan besaran UMK Tanjungpinang 2021 tetap menjadi kewenangan Pjs Gubernur Kepri melalui SK resmi.
“Jadi, naik atau tetap. Itu tergantung keputusan Pjs Gubernur Kepri," imbuhnya.
Secara terpisah, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin menargetkan UMK 2021 di tujuh kabupaten/kota disahkan paling lama tanggal 20 November 2020. Saat ini dewan pengupahan tingkat provinsi tengah melakukan pembahasan UMK.
Bahtiar pun menyampaikan Menteri Tenaga Kerja sudah memutuskan angka upah minimum 2021 tidak naik karena mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.
Bahkan pihaknya sudah memutuskan upah minimum provinsi (UMP) Kepri 2021 tidak naik atau masih sama dengan tahun 2020, yaitu sebesar Rp 3.005.460.
Baca Juga: Kenaikan UMK Ditetapkan, Gunungkidul Tertinggi se-DIY
"Tapi apakah penetapan UMP Kepri 2021 ini berimplikasi dengan UMK (kabupaten/kota). Kita masih menunggu hasil pembahasan dewan pengupahan," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Kenaikan UMK Ditetapkan, Gunungkidul Tertinggi se-DIY
-
Tak Jadi Modar, Buruh Kabupaten Sukabumi Terima Kenaikan UMK 2021
-
Dikawal Ketat Buruh, Upah Minimum Kabupaten Sukabumi Naik Jadi Rp3.125.444
-
Ada 10 Daerah yang Menaikan UMK di Jateng, Ini Daftarnya
-
Buruh Jawa Barat akan Geruduk Gedung Sate Hari Ini
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta