Ilustrasi ISIS. (Suara.com/Ema Rohimah)
Kelompok HAM juga menyebut, pasukan keamanan Mozambik juga melakukan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penangkapan sewenang-wenang, penyiksaan dan pembunuhan, selama operasi untuk mengatasi pemberontakan.
Berita Terkait
-
Teriak Takbir, Kelompok Bersenjata Penggal dan Mutilasi 50 Warga Muatide
-
Jihadis Penggal 50 Orang Lebih di Mozambik, Eksekusi di Lapangan Sepak Bola
-
Sadis! Lapangan Sepakbola Jadi Ajang Eksekusi Kelompok Jihadis Mozambik
-
Kelompok Jihadis Penggal Lebih dari 50 Orang di Mozambik
-
50 Warga Mozambik jadi Tumbal Kekerasan Kelompok yang Terkait dengan ISIS
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri