SuaraBatam.id - Sebanyak 16 orang dinyatakan reaktif virus corona usai Dinas Pendapatan Pajak dan Retribusi Daerah (DP2RD) Natuna, Kepulauan Riau menggelar rapid test massal kepada seluruh pegawai dan staf terkait.
Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah . Ia menyampaikan adanya belasan orang yang reaktif usai dilakukan rapid test pada Senin (9/11/2020) kemarin.
Ia juga menambahkan, sebelumnya ada dua pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut yang menjalani pemeriksaan Rapid Test dan hasilnya reaktif dan saat ini sedang menjalani karantina mandiri.
"Jadi setelah mendapatkan informasi bahwa ada dua pejabat di DP2RD yang reaktif, Bupati Natuna memerintahkan tim Gugus Covid-19 untuk melakukan pengecekan kesehatan terhadap para pegawai di DP2RD. Ternyata didapatkan 16 orang reaktif, sehingga total yang reaktif berjumlah 18 orang," jelasnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Ia juga menyebut, pegawai yang dinyatakan reaktif akan menjalani karantina mandiri sebelum akhirnya dilakukan pemeriksaan lanjutan.
"Saat ini kita lagi menjemput alat pemeriksaan swab, makanya para pegawai yang dinyatakan reaktif untuk menjalani karantina mandiri terlebih dahulu sampai dilakakukan pengambilan sampel swab," pungkas Hikmat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI
-
Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI
-
Linggis Ditangkap Terkait Bentrokan Berdarah Tewaskan 2 Orang di Batam
-
Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap
-
Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas