Saat dinyatakan terkonfirmasi positif, pihak RSAB ataupun Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam juga lambat melakukan tracking.
Alasannya, karena istri dan anak-anaknya serta tetangga yang sebelumnya melakukan kontak langsung baru dilakukan swab tiga hari setelahnya.
"Selama tiga hari itu juga tidak ada edukasi apapun kepada keluarga saya. Alhamdullilah untungnya semua yang kontak dengan saya dinyatakan negatif," katanya.
Selain itu juga terkait pembayaran biaya rumah sakit. Ia mengakui bahwa saat masuk RSAB menggunakan asuransi pribadi sebagai jaminan.
Pihak RSAB memberitahu bahwa tagihan sampai 13 September 2020 sebesar Rp24.340.330. Dari jumlah tagihan tersebut yang disetujui oleh asuransi sebesar Rp10.635.000 dan sisanya Rp13.705.330 yang ditanggung oleh asuransi pemerintah.
"Yang jadi pertanyaan saya, kenapa RSAB langsung berkoordinasi dengan pihak asuransi tanpa melalui saya. Padahal kondisi saya bisa komunikasi dengan aktif, bisa bicara, bisa bangun bahkan tanda tangan pun saya bisa,' katanya.
Hal lain yang juga menjadi pertanyaan adalah terkait hasil tes swab. Sebelumnya pihak RSAB menyatakan bahwa hasil tes swab pertama menunjukan terkonfimasi positif.
"Tapi saat saya menerima bukti yang dikirim melalui email ternyata tes swab pertama saya negatif. Kamudian pihak RSAB baru memberi tahu bahwa yang positif adalah tes swab kedua," katanya.
Dari situlah menurut dia banyak kejanggalan, pihak RSAB kata dia beralasan terjadi miskomunikasi dan terjadi salah input hasil dari pihak laboratorium.
Baca Juga: Akhirnya, Cristiano Ronaldo Negatif COVID-19
"Jadi seperti dibuat main-main. RSAB seharusnya bisa lebih hati-hati, karena hal ini juga menyangkut psikologis pasien," katanya.
Sampai saat ini menurut dia pihaknya tidak mendapatkan keterangan secara resmi ataupun permohonan maaf dari pihak RSAB. Karena itu pemerintah diharapkan bisa turun tangan terkait hal tersebut.
"Saya diisolasi selama 14 hari itu sudah sangat menyakitkan bagi saya, tidak bisa kemana-mana, sebagian masyarakat mengucilkan saya," pungkasnya.
Kontributor : Ahmad Rohmadi
Berita Terkait
-
Hari ke-4 Libur Panjang, 12 Wisatawan Puncak Bogor Reaktif Corona
-
Akhirnya, Cristiano Ronaldo Negatif COVID-19
-
Intip Pembuatan Kue Ulang Tahun Bermotif Virus Corona
-
Khloe Kardashian Positif Covid-19, Ungkap Sensasi Terbakar saat Batuk
-
Bumil Wajib Tahu, Ini Daftar Do's and Don't Saat Hamil di Tengah Pandemi
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita
-
2 Tewas dalam Bentrok di Setokok Batam, Polisi Didesak Usut Dalang Kerusuhan
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah