SuaraBatam.id - Tradisi puasa mutih, atau makan nasi dan air putih saja jelang akad nikah masih dijalankan saat ini. Kepercayaan baik yang membuat tradisi itu masih dijalankan.
Namun ada kisah perih dan meringis saat di era saat ini tradisi itu tetap di jalankan.
Saat melakukan puasa mutih, ia dilarang untuk makan dan minum apa saja, kecuali nasi putih dan air putih.
Selain dipercaya dapat membuat si pengantin terhindar dari marabahaya, puasa mutih juga diyakini bisa membuat pengantin perempuan terlihat lebih cantik karena aura yang lebih terpancar atau yang biasa disebut manglingi.
Kisah sedih puasa mutih itu diceritakan oleh seorang MakeUp Artist dengan akun @alantikalov89 di TikTok.
Video yang menceritakan pengalamannya merias calon pengantin yang tengah melakukan puasa mutih ini viral dan telah ditonton lebih dari 1,5 juta orang.
"Mau cerita tentang pengalamanku. Biasanya kalau aku makeup pengantin, yang ngerik alis (ngerapihin alis) itu aku sendiri. Karena di desa calon pengantinku itu ada adat yaitu harus dikerik ibu-ibu yang pakai jilbab ini, aku nggak masalah karena itu adat istiadat yang harus dihormati," tulisnya mengawali cerita.
Setelah selesai prosesi adat pengerikan alis, lanjut MUA tersebut, dirinya pun mulai merias calon pengantin.
Namun, setelah pemakaian foundation, tiba-tiba calon pengantin tersebut bilang kalau perutnya sakit dan dia izin untuk makan sebentar.
Baca Juga: Heboh Mahar Fantastis Wanita Sulsel, Beras 1 Ton hingga 2 Ekor Kuda
"Akupun mempersilahkan dia untuk makan tanpa nasi tanpa lauk yang sudah disiapkan oleh ibu dari pengantin. Kenapa nasi tanpa lauk, karena dia sedang puasa mutih, tidak makan berasa dan bernyawa. Menurut kepercayaan akan bikin sang pengantin manglingi kalau melakukan prosesi mutih," katanya memberi penjelasan.
Setelah baru makan satu suap, lanjut sang pemilik akun, calon pengantin itu malah menangis. Ia pun segera meminta bantuan orang lain. Tapi, calon pengantin itu malah pingsan.
"Ibunya mbak ini bilang, kemarin dia seharian nggak makan karena puasa mutih. Bukan orangtuanya yang maksa buat mutih, tapi mbaknya sendiri yang melakukan keinginan sendiri," katanya.
Ia pun meminta agar perempuan tidak memaksakan diri untuk menjalani puasa mutih hanya untuk alasan manglingi. Karena sebenarnya, semua itu tergantung para perias pilihan masing-masing.
Ditambah lagi, kata dia, jika sebenarnya jelang pernikahan, calon pengantin justru diharuskan mengonsumsi makanan yang bergizi dan penuh nutrisi, agar bisa tetap sehat saat hari spesialnya dan memiliki energi yang baik.
Video ini pun mengundang komentar dari warganet lain. Banyak yang tak setuju dengan tradisi tersebut, karena justru bisa membahayakan. Tak sedikit yang mengaku menjalaninya dan merasa sehat tanpa merasakan efek samping dari puasa mutih itu.
Berita Terkait
-
Awas Boncos! Ini 8 Biaya Tersembunyi Pesta Pernikahan yang Sering Luput dari Anggaran
-
Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant