SuaraBatam.id - Sebanyak 315 pasien corona virus disease (Covid-19) di Kota Batam dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Sebagian besar adalah karyawan PT Philips yang tinggal di kawasan dormitory.
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan kondisi pasien yang dinyatakan sembuh tersebut dalam keadaan stabil. Saat ini yang bersangkutan dalam persiapan kembali ke rumah masing-masing.
"Alhamdulillah kita bersyukur 315 orang yang sebelumnya positif Covid-19 sudah sembuh," kata Didi, Jumat (9/10/2020).
Namun demikian, Didi mengingatkan agar tetap menjaga diri dan selalu mematuhi protokol kesehatan. Terutama saat ke luar rumah, mengingat penyebaran Covid-19 di Kota Batam saat ini masih terus meluas.
Data terbaru menurut dia juga terdapat penambahan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 26 orang. Terus bertambah nya kasus positif Covid-19 di Batam karena masih banyaknya masyarakat yang belum sadar untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Hasil penyelidikan epidemiologi yang kami lakukan terhadap seluruh kluster memang adanya penurunan tingkat kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan," jelasnya.
Didi menjelaskan total jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Batam tercatat sebanyak 1.804 orang, dari jumlah tersebut sebanyak 1.589 dinyatakan sembuh. Kemudian 51 diantaranya meninggal dunia dan sisanya 164 pasien saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, ada beberapa rumah sakit lainnya di Batam juga sebagai tempat perawatan pasien Covid-19. Diantaranya Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam dan RSUD Embung Fatimah.
"Selain itu juga dibantu Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri dan sejumlah rumah sakit swasta seperti Awal Bros, Budi Kemuliaan, Elisabeth, Harapan Bunda dan Graha Hermine," kata Didi.
Baca Juga: Anies Disebut Paling Banyak Siasat Tangani Pandemi, Tapi Hasilnya Sama Saja
Pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan hidup sehat. Menggunakan masker saat ke luar rumah, menjaga jarak aman dan selalu mencuci tangan dengan sabun serta air bersih yang mengalir.
"Sampai saat ini belum ada vaksin untuk Covid-19, cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan mencegah penularannya. Karena itu patuhi selalu protokol kesehatan," kata Didi.
Kontributor : Ahmad Rohmadi
Berita Terkait
-
Anies Disebut Paling Banyak Siasat Tangani Pandemi, Tapi Hasilnya Sama Saja
-
Pakar Penyakit AS Ungkap Rahasia Presiden Trump Cepat Sembuh dari Corona
-
Waspada! Sudah 11.064 Orang Positif Covid-19 di Sumut
-
Imbas Aksi Anarkistis, Ini Daftar Rute TransJakarta
-
IDI: Ada Risiko Lonjakan Kasus Covid-19 dari Klaster Demo
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla