SuaraBatam.id - Untung Rontadi (57) warga Gunung Kidul, Yogyakarta melakukan perjalanan keliling Nusantara dengan mengunakan sepeda ontel sejak 29 Juli 2020 lalu. Hal ini dia lakukan sebagai bentuk rasa cintanya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ingin mengenal langsung budaya daerah.
Perjalanan pria dua anak ini di mulai dari Gunung Kidul Provinsi Yogyakarta.
Kemudian melintasi DKI Jakarta, Bandar Lampung, Palembang dan menyeberang ke Pulau Bangka Provinsi Bangka Belitung.
"Hari ini genap tiga bulan perjalanan saya dari Gunung Kidul sampai ke Pulau Bangka. Untuk di Pulau Bangka baru dua minggu," ujar Untung saat ditemui Suara.com di Kantin Kite Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, Kamis (1/10/2020).
Diceritakan Untung, Babel menjadi provinsi ke 5 yang dilintasi Untung.
Meski telah menempuh perjalanan ribuan kilometer ternyata tidak sedikitpun keluhan yang terucap dari bibir pria paruh baya ini.
"Ini baru Provinsi Kelima. Kalau saya Insya Allah kuat tapi sepedanya takut ngak kuat jadi perlu istirahat," canda Untung, sambari tersenyum.
Perjalanan Untung mengelilingi provinsi Babel dengan sepeda ontel diawali dari Pelabuhan Tanjungkalian, Muntok Kabupaten Bangka Barat.
"Awal saya masuk Pulau Bangka sekitar tanggal 18 September 2020, pagi. Diawali dari Kota Muntok Kabupaten Bangka Barat," katanya.
Baca Juga: Tiba-Tiba Jatuh Dekat APILL, Pesepeda Jogja Meninggal
Untung menceritakan saat baru tiba Pulau Bangka tepatnya di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok, dia kaget karena sempat di cegat oleh Pol PP dan anggota TNI.
Namun ternyata orang yang mencegatnya tersebut tak lain perwakilan masyarakat yang ingin menyambut kedatangannya di negeri Serumpun Sebalai.
"Sempat kaget pas baru keluar dari kapal langsung dicegat oleh Pol PP dan anggota TNI, saya kira ada apa, ternyata menyambut saya sekaligus mengajak foto bareng. Ternyata orang Bangka ramah," kata Untung.
Untung kemudian melanjutkan perjalanan melintasi beberapa Kecamatan hingga harus istirahat di Kecamatan Kepala.
Di sini dikatakan Untung dia bermalam di kediaman anak-anak pencinta motor Vespa.
"Saat saya masuk ada anak-anak pencinta Vespa ikut mengawal dan meminta saya untuk istirahat di kediamannya. Alhamdulillah, saya pun nginap di Kelapa," terangnya.
Berita Terkait
-
Tamparan Keras Bagi Si Kurang Bersyukur, Kisah Ayah Kayuh Sepeda Butut saat Lebaran
-
MBG-nya Masjid Nurul Ashri Yogyakarta Ajak Jamaah Jelajah Rasa Keliling Indonesia
-
New Honda CB150X Tampil dalam Warna Baru, Hadirkan Sensasi Bagi Petualang untuk Keliling Indonesia
-
Gayanya Melokal Banget! Bule Rusia Keliling Jawa Kendarai Sepeda Motor Bebek
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant