SuaraBatam.id - Terkonfirmasi im gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bintan, ada 16 kasus positif COVID-19 baru dalam dua hari terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan pada 19 September 2020 ada dua tambahan kasus COVID-19 baru. Yaitu pasien kasus ke 116 dan 117 lalu pada 20 September 2020 bertambah lagi 14 orang yaitu pasien kasus ke 117-131.
"Ada 15 pasien dari klaster pondok pesantren Toapaya yaitu kasus ke 116, 117 lalu kasus ke 119 sampai kasus ke 131 sedangkan satu pasien Klaster Batam yaitu kasus ke 118 saja," ujar Gama, Senin (21/9/2020).
Dalam kasus positif covid-19 dari Klaster Ponpes Toapaya ditemukan pada santri puta dan putri. Untuk kalangan santri putriyaitu Ch (14), Nsa (15), A (15), Dn (16), An (12), Sfa (15), MH (13), dan Itr (15). Lalu untuk kalangan santriwan yakni Ah (14), RS (14), R (14), Sy (14), Rms (12), RKS (16), RIH (16).
Penambahan klaster Batam dengan pasien berinisial Smh (71). Meski demikian, belum diketahui pria asal Jalan Barek Motor, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) tersebut tertular dari mana.
"Kalau pasien dari kalangan santri Ponpes Toapaya itu diketahui tertular covid-19 setelah dilakukan cek dan swab di Puskesmas Kawal. Sedangkan pria asal Kijang Kota itu diketahui positif covid-19 setelah diswab di RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri Batu 8 Kota Tanjungpinang," jelasnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Dari 16 pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 dua pasien mengaku tidak mengalami gejala, mereka adalah para santri ponpes terkait.
Sementara 14 lagi mengalami sakit dengan berbagai jenis gejala. Seperti demam, batuk, sesak napas, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, lemah, nyeri otot, hilang indra penciuman, dan anosmia (kehilangan kemampuan indra penciuman).
"Untuk 15 santriwati dan santriwan yang positif covid-19 telah menjalani isolasi secara mandiri di ponpes tempat mereka mondok. Sedangkan pria asal Kijang menjalani isolasi di RSUP RAT Kepri," ucapnya.
Baca Juga: Angkot di DKI Maksimal Diisi Lima Orang, Melanggar Bisa Denda Rp 150 Juta
Dengan penambahan kasus ini maka total pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bintan sampai saat ini berjumlah 131 kasus.
Dari jumlah tersebut 70 pasien yang dinyatakan sembuh dan 3 pasien meninggal dunia sehingga yang masih menjalani perawatan, isolasi maupun karantina sebanyak 58 orang. Sedangkan kasus suspek ada 105 orang.
"70 pasien yang sembuh itu termasuk 10 orang santriwati yang jalani isolasi mandiri di ponpes tempat mereka mondok," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PT LIB dan Peserta Liga 1 2020 Sepakat Disiplin Jalani Protokol Kesehatan
-
Meski Butuh Waktu Lama, Penelitian Vaksin Covid-19 Harus Berbasis Sains
-
Jubir Pemerintah Akui Pertambahan Kasus Positif Corona Naik Signifikan
-
Eks Menag Lukman: Kalau Pilkada Ancam Keselamatan, Untuk Apa Diadakan?
-
Pakar UI: Pandemi Covid-19 Tidak Akan Selesai dalam Waktu Dekat
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah