M Nurhadi | Dinda Rachmawati
JK Rowling. (Facebook/JK Rowling)

SuaraBatam.id - Tagar #RIPJKRowling menduduki salah satu trending Twitter Selasa (15/9/2020) pagi. Belakangan diketahui, trending itu bukan berarti penulis buku Harry Potter tersebut meninggal dunia. 

Melainkan lantaran ekspresi kekecewaan penggemar akan karya barunya yang dijadwalkan rilis minggu ini, Troubled Blood.

Buku yang bercerita mengenai seorang pria pembunuh berantai yang berpakaian seperti wanita saat melakukan pembunuhan dengan kekerasan kembali dikaitkan dengan pernyataan kontroversial JK Rowling baru-baru ini mengenai transgender.

Sehingga, sebelum buku itu terbit, sejumlah pengguna internet  JK Rowling ramai-ramai menggunakan tagar tersebut, yang mengklaim jika karier penulis 55 tahun tersebut telah mati.

Baca Juga: Rajai Trending, Video Musik Blackpink Pecahkan Rekor Penonton YouTube

Buku Troubled Blood JK Rowling. (Amazon)

"Untuk mengenang JK Rowling. Dia tidak mati, tapi dia membunuh kariernya sendiri dengan bangga membenci orang trans dan tidak ada yang akan sangat merindukannya," tulis seorang pengguna Twitter, seperti dilansir dari Nypost.

"#RIPJKRowling dia (belum) mati tapi kariernya sudah mati," ujar yang lain.

"Bayangkan penolakan begitu keras, kami harus berpura-pura bahwa Anda sudah mati," ucap warganet.

Tagar ini membuat tidak sedikit penggemar JK Rowling kebingungan sementara tak sedikit yang mempercayai kabar JK Rowling telah meninggal dunia.

Dilansir NY Post, Troubled Blood menampilkan detektif swasta, Cormoran Strike, saat dia menyelidiki seorang pria pembunuh berantai cisgender yang mengenakan pakaian wanita untuk membunuh korban wanita yang menggunakan nama samaran Robert Galbraith.

Baca Juga: Heboh Tagar #TurunTurunTurunJokowi, Ada Apa?

Ini adalah buku kelima karya JK Rowling dalam seri Cormoran Strike yang menggunakan nama pena. Dalam The Silkworm, novel kedua dalam serial tersebut, Rowling menggambarkan karakter transgender sebagai seseorang yang tidak stabil dan agresif.

Komentar