SuaraBatam.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang juga merupakan subholding dari PT Pertamina Gas secara resmi telah menjalankan first welding (pengelasan perdana) pembangunan jaringan pipa minyak menuju Blok Rokan di Riau.
Langkah awal yang berlokasi di Kelurahan Kandis Kota, Kandis, Kabupaten Siak, Riau pada Rabu (9/9/2020) ini menandai dimulainya alih kelola blok Rokan kepada PT Pertamina pada tahun 2021.
Corporate Secretary PT Pertagas Fitri Erika menyampaikan, pembangunan infrastruktur pipa minyak ke blok Rokan adalah langkah strategis untuk memastikan distribusi produksi minyak dari wilayah kerja di Blok Rokan secara efektif oleh Pertamina.
"Blok Rokan merupakan salah satu backbone dari produksi minyak nasional. Karena itu pembangunan infrastruktur pipa minyak menuju wilayah kerja Rokan akan memastikan produksi minyak nasional tetap terjaga," jelas Erika secara tertulis, Senin (14/9/2020).
Pihaknya menegaskan, pembangunan infrastruktur pipa menuju blok Rokan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.
"Komitmen kami adalah membantu Pertamina dalam pengelolaan wilayah kerja Blok Rokan dengan dukungan infrastruktur pipa minyak yang handal, efisien dan dapat beroperasi tepat waktu. Dalam situasi pandemi Covid-19, seluruh proses pengerjaan infrastruktur pipa minyak Rokan ini mengikuti protokol kesehatan," tegasnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Sebagaimana tertuang dalam keputusan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pertamina sebagai holding Migas nasional, ditetapkan sebagai pengelola wilayah kerja blok Rokan mulai tahun 2021.
Hal ini bersamaan dengan saat kontrak dengan kontraktor eksisting selesai. Sebelumnya wilayah kerja Rokan selama lebih dari 50 tahun dikelola oleh Chevron Pacific Indonesia (CPI).
Proyek pembangunan pipa sepanjang kurang lebih 360 kilo meter dengan diameter 4-24 inchi ini ditargetkan selesai pada tahun 2021.
Baca Juga: Gaji Sebulan Bisa Rp 100 Juta, Erick Perketat Aturan Staf Ahli Direksi BUMN
Selain melalui Kabupaten Siak, pipa ini nantinya akan melintas di 5 kabupaten/ kota di Propinsi Riau, yaitu Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar, dan Rokan Hilir.
PT Pertamina Gas secara proaktif juga melakukan sosialisasi, koordinasi, dan komunikasi dengan stakeholders terkait di lima kabupaten kota dan Provinsi Riau khususnya.
“Dukungan seluruh stakeholders tentunya sangat kami harapkan agar pembangunan proyek strategis nasional ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Penggantian pipa minyak Rokan dilakukan dengan kerja sama sinergi anak perusahaan Pertamina Grup. Pelaksana konstruksi dilakukan oleh Konsorsium PT PGN Solution-PT Patra Drilling Contractor (KPP).
Proyek ini juga melibatkan sejumlah BUMN, diantaranya PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dalam pengadaan material Pipa Minyak Blok Rokan.
Berita Terkait
-
Beri Efek Buruk pada Kendaraan, Mengapa BBM RON 88 Masih Dipasarkan?
-
Erick Thohir Pecut BUMN Supaya Rajin Setor Dividen ke Negara
-
Kementerian BUMN Bantah Gaji Pegawai PT INTI Tak Dibayar Selama 7 Bulan
-
Geger Gaji Rp 100 Juta, Ini Beda Staf Ahli BUMN Era Erick dengan Rini
-
Gaji Sebulan Bisa Rp 100 Juta, Erick Perketat Aturan Staf Ahli Direksi BUMN
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen