SuaraBatam.id - Sebuah unggahan dari akun Instagram Kantor Wilayah DJBC Jakarta (bckanwiljakarta) belum lama ini viral lantaran mengunggah sebuah unggahan yang menunjukkan potret petugas mengamankan sejumlah barang.
Dalam keterangannya, akun tersebut menyebut, merupakan sejumlah barang bukti atau sitaan atas tindak pidana kepabeanan.
"Bea Cukai secara konsisten terus melakukan pengawasan terhadap kegiatan peredaran barang-barang ilegal. Pada hari Kamis, tanggal 23 Juli 2020, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jakarta telah melakukan Tahap II (Penyerahan Barang Bukti dan Tersangka) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur atas hasil penyidikan tindak pidana kepabeanan. Penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut dilaksanakan atas pelanggaran pasal 103 huruf d Undang-undang No. 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan," tulis akun tersebut, Selasa (28/7/2020)
Akun Instagram Kantor Wilayah DJBC Jakarta juga menyebut, tersangka berinisial PS. Selain itu, sejumlah barang bukti seperti 190 Handphone bekas berbagai merk dan uang tunai hasil penjualan sejumlah Rp61.300.000 juga diamankan.
"Selain itu, juga diserahkan harta kekayaan/penghasilan Tersangka yang disita di tahap penyidikan, dan akan diperhitungkan sebagai jaminan pembayaran pidana denda dalam rangka pemulihan keuangan negara ( Dhanapala Recovery ) yang terdiri dari uang tunai senilai Rp 500.000.000,-, rumah senilai Rp 1,15 Milyar, dan rekening bank senilai Rp 50.000.000," tulisnya dalam keterangan tersebut.
Dalam unggahan yang sama Kantor Wilayah DJBC Jakarta menyampaikan, langkah ini sebagai salah satu bentuk komitmen Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal.
"Penyerahan barang bukti dan tersangka tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal serta mengamankan penerimaan negara. Ke depannya, Kanwil Bea Cukai Jakarta akan terus berusaha melindungi industri dalam negeri sehingga penerimaan negara dapat optimal," ungkap akun tersebut.
Sontak unggahan itu memunculkan berbagai komentar dari warganet, tidak sedikit dari mereka yang turut menebak-nebak inisial dari tersangka PS adalah Putra Siregar yang tak lain merupakan pemilik PS Store. Meski demikian, sebelumnya dikabarkan foto tersangka sempat dihapus sehingga menimbulkan pertanyaan warganet.
"Foto tersangka mana min, ngapain dihapus?" tulis grimoireee.
Baca Juga: Terlibat Kasus Narkoba dan Perselingkuhan, 4 Anggota Polisi Dipecat
"Jiper bea cukai cuy.. Uda blunderr jauh bea cukainya.. Di tambah offside klo di mobile legends," kata kadal_ki.
Berita Terkait
-
Gedung SMA 3 Tanjungpinang Terbakar, Puluhan Komputer Hangus
-
Viral Ibu-ibu Bawa Sesajen di Monumen Andi Djemma, Minta Terhindar Bencana
-
Viral Video Pria Tagih Utang Pakai Toa, Publik: Auto Malu sama Tetangga
-
Kurban Ratusan Hewan, MUI Batam Dukung Putra Siregar Pecahkan Rekor MURI
-
Wujud Kepedulian, YouTuber Asal Batam Kurban 350 Hewan saat Idul Adha
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya