Imigrasi Karimun Perketat Pengawasan WNA: Langsung Deportasi Kalau Overstay

Petugas Imigrasi akan melakukan pemantauan pada sejumlah pihak- pihak Perusahaan, Instansi- Instansi di Karimun, terutama di pintu keluar masuk.

Eliza Gusmeri
Kamis, 19 Januari 2023 | 20:42 WIB
Imigrasi Karimun Perketat Pengawasan WNA: Langsung Deportasi Kalau Overstay
Ilustrasi WNA. [Istimewa]

SuaraBatam.id - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun akan memperketat pengawasan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke wilayah itu.

Petugas Imigrasi akan melakukan pemantauan pada sejumlah pihak- pihak Perusahaan, Instansi- Instansi di Karimun, terutama di pintu keluar masuk.

"Pengawasan terhadap orang asing di Kabupaten Karimun terus dilakukan dengan memaksimalkan pengawasan dipintu keluar masuk di Pelabuhan Karimun," kata Kepala Seksi Intelijen dan Pengawasan Keimigrasian Kanim Kelas II Tanjungbalai Karimun, Fajri Dirgantara, dikutip dari Batamnews.

Saat ini imigrasi setempat telah mengambil langkah deportasi WNA yang melebihi waktu tinggal.

Baca Juga:Imigrasi Dorong Digitalisasi Operasional di Semua Lini

"Tahun lalu, ada 14 WNA yang kami deportasi, itu penyebabnya karena overstay," kata Fajri.

Lebih lanjut, Fajri mengatakan, pengawasan juga dilakukan di pulau- pulau sekitar Karimun, melalui kantor perwakilan Imigrasi.

"Untuk di pulau-pulau juga kami ada kantor di Moro dan juga Kundur. Jadi pengawasan kami lakukan secara menyeluruh," ujarnya.

Kemudian, pengawasan di perusahaan- perusahaan wilayah Karimun, salah satunya yakni dengan pelaporan bulanan dari perusahaan kepada Imigrasi Karimun.

"Perusahaan ada laporan terhadap kita sebulan sekali. Selain itu juga, apabila kita membutuhkan data orang asing perusahaan segera mengirimkannya," katanya.

Baca Juga:Bali Usulkan 3 Rute Langsung yang Bisa Jadi Mesin Datangkan Banyak WN China

News

Terkini

Akibatnya sebanyak 30 rumah warga di kawasan itu terendam banjir sejak dua hari terakhir.

News | 20:52 WIB

Saat dipantau suarabatam.id, postingan tersebut sudah dihapus namun sempat terekam situs berita batamnow dan memuat ulang postingannya.

News | 11:29 WIB

Mereka menyebut Air tidak mengalir sejak pagi tadi, Sabtu (21/1/2023). Selain warga Batam Center, warga Nongsa juga mengeluhkan hal yang sama.

News | 17:56 WIB

Misalnya perusahaan persewaan mobil Ace Drive mengatakan bahwa sebanyak 240 unit kendaraan milik mereka sudah penuh dipesan beberapa hari menjelang Imlek.

News | 17:49 WIB

Objek Wisata ini berada di seberang jalan utama depan Kantor Desa Kelumu.

News | 19:38 WIB

Priyono ditahan pada Kamis (19/1/2023) malam, menyusul Rudi Martono yang tempo hari telah lebih dulu digiring Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

News | 19:26 WIB

BRI hanya menggunakan saluran komunikasi resmi milik perusahaan.

News | 10:00 WIB

Nelayan tersebut diketahui berasal dari Lingga. Melansir Batamnews, Kasatpolair Polresta Tanjungpinang, AKP Muhammad Akmal menjelaskan mayat itu ditemukan tadi

News | 17:12 WIB

Ansar sangat menyayangkan kejadian itu apalagi dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut.

News | 13:02 WIB

Lanjut dia, korban kekerasan seksual adalah anak perempuan dengan pelaku paling banyak orang terdekat.

News | 15:38 WIB

Remaja 14 tahun ini mencabuli siswi SD yang berusia 11 tahun.

News | 15:33 WIB

Berselang setelah itu, Bunda Corla memutuskan datang ke Indonesia bertemu fans setianya.

News | 14:53 WIB

Beberapa wilayah pesisir di Kepulauan Riau diprakirakan terdampak banjir rob. Daerah tersebut diantaranya pesisir Karimun, Dabo, Batu Ampar dan Tanjung Uban.

News | 14:44 WIB

Di Instagram-nya, Larissa Chou mengutip qoutes berupa kalimat mutiara diduga sebagai balasan tudingan miring Alvin Faiz.

News | 19:21 WIB

Laki-laki itu bernama Sukiman (43) yang berdomisili di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

News | 19:10 WIB
Tampilkan lebih banyak