4 Langkah Mengurangi Stigma dan Diskriminasi pada Kesehatan Mental

Padahal, banyak di antara masyarakat yang mengalami gangguan mental.

Eliza Gusmeri
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 18:00 WIB
4 Langkah Mengurangi Stigma dan Diskriminasi pada Kesehatan Mental
Gangguan kesehatan mental akan mengakibatkan menurunnya performa bekerja dan produktivitas seseorang.

SuaraBatam.id - Dalam beberapa dekade terakhir, masyarakat telah menempuh perjalanan panjang untuk memandang dan berbicara mengenai kesehatan mental.

Padahal, banyak di antara masyarakat yang mengalami gangguan mental.

Bahkan riset di Amerika Serikat menunjukkan 1 dari 5 orang dewasa disana hidup dengan kondisi kesehatan mental.

Banyak orang juga menjadi lebih terbuka untuk berbagi pengalaman pribadi mereka.

Baca Juga:Waspada! Stres Berkepanjangan Dapat Memicu Stroke

Tapi masih ada stigma seputar kesehatan mental. Faktanya, ini adalah stigma yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia yang hidup dengan kondisi kesehatan mental.

Stigma ini memengaruhi segalanya, mulai dari hubungan sosial dan peluang profesional mereka hingga cara mereka memandang diri mereka sendiri.

Lantas, bagaimana cara kita mengurangi stigma dan diskriminasi tentang kesehatan mental?

1. Pelajari Tentang Kesehatan Mental

Salah satu langkah terpenting untuk mengurangi stigma kesehatan mental adalah mempelajarinya lebih lanjut.

Baca Juga:Yuk Kenali Post Traumatic Syndrome Disorder atau PTSD

Mempelajari seperti apa kondisi kesehatan mental dan siapa yang dapat mereka pengaruhi dapat membantu mengurangi beberapa ketakutan, kesalahpahaman, dan penilaian di sekitar mereka.

2. Gunakan Kata-kata dengan Hati-hati

Ketika kita menggunakan kata-kata dengan asosiasi negatif, seperti "gila", kita berkontribusi pada penilaian dan stigmatisasi orang lain.

Mungkin perlu upaya untuk mengubah cara kita berbicara, tetapi ini dapat membantu mengurangi stigma yang dihadapi orang dengan kondisi kesehatan mental.

3. Ikut Serta dalam Kampanye

Banyak organisasi kesehatan mental membuat kampanye penggalangan dana untuk membantu meningkatkan kesadaran dan menyediakan dana untuk perawatan kesehatan mental.

Bahkan jika tidak dapat terlibat langsung, kampanye ini adalah cara yang bagus untuk mempelajari lebih lanjut tentang orang yang hidup dengan kondisi kesehatan mental.

4. Tak Malu Bercerita Kisahmu

Jika kamu adalah seseorang yang hidup dengan kondisi kesehatan mental, salah satu alat paling ampuh untuk mengurangi stigma adalah dengan membagikan kisahmu.

Dengan mendidik orang tentang bagaimana rasanya hidup dengan kondisi kesehatan mental, kita dapat membantu mengurangi kesalahpahaman dan penilaian yang dirasakan orang.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini