Ungkapkan Kesedihan, Iwan Fals Buat Lagu Bertema Kemanusiaan untuk Kanjuruhan

Lagu bertema kemanusiaan itu bercerita mengenai tragisnya peristiwa yang ada di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim.

Eliza Gusmeri
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:00 WIB
Ungkapkan Kesedihan, Iwan Fals Buat Lagu Bertema Kemanusiaan untuk Kanjuruhan
Konser Iwan Fals bertajuk "Bertalu Rindu Cinta" yang digelar di Leuwinanggung, Depok, Jawa Barat, Sabtu (3/9/2022), sukses dihadiri ribuan penggemar. [ANTARA]

SuaraBatam.id - Iwan Fals baru saja meluncurkan lagu bertema kemanusiaan yang berjudul "Kanjuruhan", Rabu (5/10).

Lagu bertema kemanusiaan itu bercerita mengenai tragisnya peristiwa yang ada di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim, setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dengan kekalahan tuan rumah 2-3, Sabtu (1/10).

Tercatat lagu itu telah 281.364 kali ditonton hingga Kamis.

Dalam lagu tersebut Iwan Falas mengungkapka kesedihan sekaligus keprihatinnya terhadap tragedi yang menewaskan 131 orang.

Baca Juga:Kisah Tragedi Kanjuruhan : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, Nazarudin Hasan Seliant Mengatakan 32 CCTV Stadion Aktif.

Dalam liriknya, Iwan menuliskan bahwa tragedi Kanjuruhan banyak mengajarkan tentang kebodohan dan kemunafikan.

Selain itu, Kanjuruhan juga mengajarkan tentang kebersamaan dan kepedulian manusia usai kejadian tersebut.

Ia berharap peristiwa itu tidak terulang lagi, dan mendoakan agar orang-orang yang meninggal dalam peristiwa itu dapat pergi dengan tenang.

Lirik lagu diakhiri dengan "Salam Satu Jiwa untuk prestasi penuh cinta untuk dunia."

Sementara itu, seniman asal Jawa Timur, Doddy Hernanto juga meluncurkan karya seni sebagai bentuk kepedulian terhadap peristiwa Kanjuruhan.

Seniman yang akrab disapa Mr D One Finger itu meluncurkan seni QR Art bertema "Tragedi Kanjuruhan" sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

"QR Art bergambar lambang Arema FC yang dibalut dengan pita hitam serta gambar latar belakang bola ini fungsinya memudahkan masyarakat untuk melihat update berita Kanjuruhan," kata pria asal Mojokerto itu, dikutip dari Antara.

Menurut Mr D, balutan pita hitam dan gambar lambang Arema FC ini sebagai pesan kemanusiaan, serta pentingnya bersatu menuju prestasi dunia. [antara]

News

Terkini

Maka itu, penting sekali gawai terus menyala selama jam-jam produktif.

Lifestyle | 18:22 WIB

balita berjenis kelamin laki-laki, korban kecelakaan kapal kayu di Perairan Kabil, Kota Batam

News | 08:40 WIB

Daniel Mananta dikabarkan telah memeluk agama Islam atau mualaf. Hal ini menjadi heboh lantaran Daniel dekat dan mendengarkan pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS).

News | 17:15 WIB

Warga Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dihimbau untuk meramaikan kegiatan seminar untuk meningkatkan literasi digital.

News | 15:54 WIB

Kematian seorang prajurit TNI di Jayapura dibenarkan Komandan Korem 172/PWY Brigadir Jenderal TNI JO Sembiring.

News | 15:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, telah melaksanakan program pendidikan gratis hingga SMA.

News | 14:30 WIB

Mega bintang Lionel Messi tak mau menjagokan negaranya Argentina menjadi kampiun Piala Dunia 2022. Dia justru menyebut beberapa negara lain yang akan menjadi juara.

News | 11:25 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bersedia jika dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

News | 09:31 WIB

Penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

News | 16:35 WIB

F mengaku telah tinggal di hotel tersebut selama dua tahun. Selama itu pula ia menjajakan diri kepada pria hidung belang.

News | 15:52 WIB

Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi.

News | 15:25 WIB

senjata api itu ditemukan di dalam ransel bersama narkoba jenis ganja dan sabu.

News | 13:00 WIB

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez meminta Presiden China Xi Jinping agar menggunakan pengaruhnya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

News | 10:10 WIB

Gaya pacaran penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja selalu mencuri perhatian netizen.

Lifestyle | 09:36 WIB

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen batal menghadiri hari pertama konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali. Hal itu lantaran dia dinyatakan positif Covid-19.

News | 14:37 WIB
Tampilkan lebih banyak