Tertarik Belajar dari Thailand, Malaysia Akan Pertimbangkan Legalisasi Ganja Medis?

Informasi itu diketahui dari seorang pejabat kementerian kesehatan Malaysia, Rabu.

Eliza Gusmeri
Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:13 WIB
Tertarik Belajar dari Thailand, Malaysia Akan Pertimbangkan Legalisasi Ganja Medis?
Ilustrasi tanaman ganja medis (Unsplash/CRYSTALWEED cannabis)

SuaraBatam.id - Malaysia tampaknya sedang mempertimbangkan kebijakan legalisasi ganja untuk kebutuhan medis di negara itu.

Informasi itu diketahui dari seorang pejabat kementerian kesehatan Malaysia, Rabu.

"Kami sedang mengembangkan kerangka kerja kami sendiri untuk penggunaan ganja untuk tujuan medis, dan ingin belajar dari Thailand," kata pejabat Malaysia itu kepada Reuters tanpa menyebut nama, dikutip dari wartaekonomi--jaringan suara.com.

Diketahui, Malaysia adalah negara yang bisa menjatuhkan hukuman mati untuk kepemilikan ganja.

Baca Juga:Bareskrim Polri Temukan Ladang Ganja Seluas 25 Hektar di Aceh

Namun, saat ini negara tersebut ingin belajar dari Thailand yang lebih dulu melegalkan ganja untuk tujuan medis.

Komentar itu muncul setelah menteri kesehatan Thailand mengatakan dia akan bertemu dengan mitranya dari Malaysia selama pertemuan para menteri kesehatan APEC minggu depan di mana Thailand akan memamerkan karyanya dalam melegalkan ganja obat.

Pemerintah Malaysia tampaknya tertarik untuk belajar dari kerangka kerja Thailand untuk penggunaan medis.

Dengan tradisi menggunakan ganja untuk menenangkan rasa sakit dan kelelahan, Thailand melegalkan ganja obat pada tahun 2018, menjadi pada bulan Juni negara Asia pertama yang mendekriminalisasi budidaya ganja dan konsumsinya dalam makanan dan minuman.

Budidaya dan penggunaan ganja untuk rekreasi sekarang ilegal di Malaysia, dan kepemilikan lebih dari 200 gram (7 oz) obat tersebut memerlukan hukuman mati wajib.

Baca Juga:Deretan Negara yang Merdeka Bulan Agustus Selain Indonesia, Ada Negeri Jiran

Namun Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengatakan impor dan penggunaan mariyuana medis di bawah resep dokter diperbolehkan jika terdaftar dan berlisensi di Badan Pengawas Obat.

News

Terkini

Yeni selaku Ketua RT di lingkungan tinggal Rizky Billar dan Lesti Kejora juga menyebutkan bahwa mereka masih mengontrak rumah.

News | 10:35 WIB

Setelah kematian tragis bintang film Chadwick Boseman, ada banyak rumor tentang siapa yang akan meneruskan superhero Black Panther.

News | 10:30 WIB

Sementara, Scorpio akan mengungkapkan perasaan cinta yang tulus kepada pasangan hari ini.

News | 10:30 WIB

Menurutnya berita yang disebar ke grup WhatsApp tersebut adalah pesan berantai yang diperoleh dari grup lain.

News | 10:15 WIB

Angka tersebut disampaikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA)

News | 09:00 WIB

Sebenarnya penting mengetahui sifat pasangan terlebih dulu sebelum memutuskan menikah karena ada beberapa zodiak yang tak cocok bila hidup bersama.

News | 09:00 WIB

Acara FKUB ini akan berlangsung pada tanggal 5-6 Oktober 2022.

News | 07:00 WIB

Mereka juga disebut gampang sukses dan bisa hidup dengan mulus.

News | 06:00 WIB

Di rumah tersebut dihadiri oleh Yenni, Ketua RT tempat Lesti Kejora dan Rizky Billar tinggal, ia menjelaskan proses olah TKP tersebut.

News | 20:00 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pemantauan di 90 kota di Indonesia yang menunjukkan terdapat 88 kota mengalami inflasi dan dua kota mengalami deflasi.

News | 19:00 WIB

Polri juga tengah mendalami keterangan manajer pengamanan dari pangkat perwira hingga perwira menengah.

News | 18:00 WIB

PSSI memastikan pertandingan itu digelar tanpa penonton di stadion.

News | 17:00 WIB

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memutuskan jabatan itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero).

News | 16:00 WIB

Terbaru, jumlah korban yang tewas dalam peristiwa itu dikabarkan mencapai 174 orang tewas.

News | 15:30 WIB

Tidak hanya itu, pihaknya juga menuntut agar Kapolda Jatim saat ini dapat turut bertanggungjawab, dan bersedia mundur dari jabatannya.

News | 14:52 WIB
Tampilkan lebih banyak