facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sering Pergi dengan Jet Pribadi, Taylor Swift Dicap sebagai Selebriti Paling Banyak Cemari Lingkungan

Eliza Gusmeri Selasa, 02 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Sering Pergi dengan Jet Pribadi, Taylor Swift Dicap sebagai Selebriti Paling Banyak Cemari Lingkungan
Taylor Swift. (instagram/taylorswift/billboard)

Padahal, Taylor Swift pernah membahas tentang kecintaannya pada lingkungan.

SuaraBatam.id - Taylor Swift dicap sebagai salah satu bintang pop dunia yang dinobatkan sebagai artis yang paling mencemari lingkungan.

Padahal, Taylor Swift pernah membahas tentang kecintaannya pada lingkungan.

Namun pernyataan itu berseberangan ketika mantan Calvin Harris tersebut masih senang melakukan penerbangan dengan jet pribadinya.

Diketahui, perusahaan Yard telah membuat bagan yang disebut 10 pelanggar CO2 teratas di kalangan selebriti, di mana mereka telah menentukan siapa artis yang paling banyak menghasilkan CO2 karena perjalanan mereka dengan jet pribadi.

Baca Juga: 4 Cara Memberi Pengaruh yang Baik untuk Lingkungan Sekitar

Laporan tersebut menemukan bahwa penyanyi Taylor Swift adalah selebriti yang paling banyak mencemari dalam setahun terakhir.

Bahkan, pelantun lagu Blank Space tersebut telah melakukan 170 perjalanan sejak Januari 2022, terhitung hampir 16 hari penuh di udara.

Emisi dari penerbangannya mencapai 8.293,54 ton CO2. Perusahaan Yard juga mencatat jika angka ini 1.184,8 kali lebih banyak dari emisi tahunan rata-rata orang.

Perusahaan tersebut juga menunjukkan bahwa penerbangan terpendek Swift hanya 36 menit, sesuatu yang bisa dihindari.

Tim perwakilan Taylor Swift membelanya karena tidak ingin membiarkan berita bahwa karakter Cloud Swift berlalu begitu saja dan muncul dalam pembelaannya.

Baca Juga: Komitmen untuk Melestarikan Ekosistem Laut di Medan, PNM dan Pemprov Sumut Tanam 7.000 Mangrove

"Pesawat Taylor secara teratur dipinjamkan kepada orang lain. Untuk mengaitkan sebagian besar atau semua perjalanan ini dengannya jelas-jelas tidak benar," kata perwakilan itu dalam sebuah wawancara dengan majalah Rolling Stone.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait