facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Subvarian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Merebak, Australia Siapkan Vaksinasi Keempat

Eliza Gusmeri Kamis, 07 Juli 2022 | 18:00 WIB

Subvarian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Merebak, Australia Siapkan Vaksinasi Keempat
Australia siapkan vaksin keempat menyusul merebaknya omicron varian baru [antara]

Kedua subvarian itu kini mendominasi kasus-kasus di beberapa negara.

SuaraBatam.id - Australia berencana menyiapkan pemberian dosis keempat vaksin COVID-19 ketika kasus rawat inap meningkat akibat penyebaran subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5.

Kedua subvarian itu kini mendominasi kasus-kasus di beberapa negara.

Para ahli pandemi memperingatkan keduanya akan menyebabkan lebih banyak kasus rawat inap dan kematian karena mampu menyebar lebih cepat daripada varian corona lainnya.

Hampir 3.800 orang kini dirawat di rumah-rumah sakit Australia karena COVID-19, terbanyak sejak awal Februari, ketika negara itu masih menderita akibat wabah Omicron sebelumnya.

Baca Juga: Pembangunan Hijau IKN Nusantara Disorot Pemerintah Australia, Isran Noor: Kedubes Nanti Pindah

Otoritas New South Wales memperingatkan bahwa negara bagian terpadat di Australia itu mengalami gelombang baru infeksi yang dipicu subvarian BA.4 dan BA.5.

Sementara itu, Victoria mengatakan keduanya menjadi varian dominan di negara bagian itu.

Perdana Menteri Anthony Albanese pada Rabu menegaskan bahwa Australia "pasti akan mengikuti" banyak negara lain yang telah memperluas kriteria penerima dosis keempat.

Dosis keempat atau dosis penguat (booster) kedua di negara itu telah diberikan bagi warga berusia 65 tahun ke atas sejak Maret.

Warga berusia 30 ke atas akan diberikan hak untuk mendapatkan dosis keempat segera, kata harian Sydney Morning Herald, mengutip dua sumber anonim.

Baca Juga: Pakar: Menerapkan Prokes Masih Ampuh Mencegah Subvarian COVID-19 Omicron BA.4 dan BA.5

Harian itu juga mengatakan bahwa tim penasihat imunisasi Australia akan membuat rekomendasi secara formal tentang perubahan kriteria penerima pada Kamis.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait