Saham HYBE Anjlok Setelah Pengumuman BTS Hiatus: Turun 2,12 Triliun Won

Rencana BTS hiatus sebagai grup dan akan fokus bersolo karir memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga saham perusahaan HYBE.

Eliza Gusmeri
Rabu, 15 Juni 2022 | 13:44 WIB
Saham HYBE Anjlok Setelah Pengumuman BTS Hiatus: Turun 2,12 Triliun Won
Kantor HYBE (twitter.com) / platum_kr

SuaraBatam.id - Rencana BTS hiatus sebagai grup dan akan fokus bersolo karir memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga saham perusahaan HYBE.

Saat perdagangan baru dibuka pada hari Rabu, 15 Juni 2022, nilai saham HYBE langsung turun drastis dari sehari sebelumnya berada di angka 193.000 won, kini berada di angka 143.500 Won.

Dengan turunnya harga saham yang mencapai 25,65% membuat valuasi HYBE ikut berkurang hingga 2,12 triliun Won.

Turunnya harga saham HYBE ini merupakan efek dari kekhawatiran para investor terkait masa depan perusahan HYBE.

Baca Juga:BTS Resmi Hiatus dari Kegiatan Grup, J-Hope Umumkan Akan Rilis Album Solo Pertamanya

Tidak dapat dipungkiri, kalau selama ini BTS merupakan penyumbang pendapatan terbesar untuk perusahaan HYBE.

Bahkan bukan hanya untuk perusahan HYBE, BTS juga memberikan sumbangsihnya untuk pendapatan Korea Selatan.

Dilansir dari NPR, boy group beranggota tujuh orang tersebut telah berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di Korea Selatan hingga berkontribusi terhadap pendapatan negara senilai miliaran dollar AS.

BTS disebut-sebut berkontribusi terhadap perekonomian Korea Selatan hingga 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 71 triliun (kurs Rp 14.200) per tahun.

Nilai tersebut setara dengan sekitar 0,5 persen dari keseluruhan ekonomi Korea Selatan.

Baca Juga:BTS Umumkan Akan Hiatus dari Kegiatan Grup dan Fokus pada Karier Solo

Dilansir dari Forbes, pada tahun 2019 lalu, BTS menyumbang sebesar 4,65 miliar dollar AS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Korea Selatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini