facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tren Wisata Membaik, Asuransi Perjalanan Diprediksi Membaik

Eliza Gusmeri Sabtu, 11 Desember 2021 | 17:01 WIB

Tren Wisata Membaik, Asuransi Perjalanan Diprediksi Membaik
Tahun 2022, industri pariwisata mulai memperlihatkan pemulihan (foto: antara)

Data Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) mencatat kenaikan hingga 40 persen pada pemesanan perjalanan.

SuaraBatam.id - Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedi bahwa industri pariwisata mulai memperlihatkan pemulihan.

Hal ini antara lain terlihat dari naiknya animo masyarakat untuk bepergian. Data Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) mencatat kenaikan hingga 40 persen pada pemesanan perjalanan oleh wisatawan lokal atau dua kali lipat dibandingkan dengan sebelum pembatasan mobilisasi dilonggarkan.

"Tren pariwisata telah berganti sejak pandemi COVID-19. Salah satunya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengedepankan aspek kualitas di atas kuantitas dalam sektor pariwisata, atau quality tourism dan bukan quantity tourism. Peningkatan protokol kesehatan dan asuransi menjadi jawaban akan hal tersebut," kata Didien dalam jumpa media secara daring, ditulis pada Sabtu.

Sejalan dengan itu, menurutnya asuransi perjalanan diprediksi akan meningkat di tahun 2022 seiring dengan tren pariwisata yang membaik di tahun ini.

Baca Juga: Kilas Balik, Menparekraf Ungkap Pergeseran Tren Wisata Selama Pandemi Covid-19

"Asuransi berperan penting dalam keadaan apapun, sehingga perlu untuk mengembangkan asuransi perjalanan yang lengkap, baik untuk perjalanan individu maupun berkelompok," imbuhnya.

Tren pariwisata telah mengalami perubahan jika dibandingkan dengan sebelum pandemi COVID-19.

Dengan aspek keamanan kian menjadi prioritas, permintaan akan asuransi perjalanan dengan proteksi lebih pun ikut meningkat. Asuransi perjalanan dinilai memberikan rasa aman dan percaya diri dalam menghadapi risiko di tengah kondisi pandemi yang tidak menentu.

Chief Technical Officer Zurich Asuransi Indonesia Rismauli Silaban menambahkan, memulihnya tren bepergian harus disertakan dengan perlindungan lebih agar masyarakat dapat bepergian dengan lebih tenang tanpa harus mengkhawatirkan risiko yang mungkin dihadapi.

"Di sinilah asuransi perjalanan memainkan peran pentingnya dalam memberikan masyarakat perasaan aman dan nyaman sejak mulai dari persiapan perjalanan hingga sampai di tujuan," kata Rismauli.

Baca Juga: Pandemi COVID-19 Masih Terjadi, Wisata Alam Diprediksi Menjadi Tren 2022

Rismauli menambahkan bahwa Zurich Asuransi Indonesia siap menyediakan solusi perlindungan perjalanan yang komprehensif, dengan mengedepankan kebutuhan Nasabah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait