alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Apa Benar Wanita Hamil Tidak Boleh Divaksin Covid-19?

Eliza Gusmeri Jum'at, 17 September 2021 | 15:45 WIB

Apa Benar Wanita Hamil Tidak Boleh Divaksin Covid-19?
Sumut Gelar Vaksinasi Covid-19 Khusus untuk Ibu Hamil. [ANTARA]

Karena ragu, banyak para ibu hamil memutuskan untuk tidak disuntik. Berpikir pada efek samping seperti pemicu keguguran.

SuaraBatam.id - Apa Benar Wanita Hamil Tidak Boleh Divaksin Covid-19? hal ini mungkin banyak dipertanyakan kalangan ibu hamil.

Karena ragu, banyak para wanita hamil memutuskan untuk tidak disuntik. Berpikir pada efek samping seperti pemicu keguguran.

Menurut NHS, keguguran relatif umum terjadi. Di antara ibu hamil, sekitar 1 dari 8 wanita mengalami keguguran. Tapi, sebuah penelitian menunjukkan vaksin Covid-19 tidak meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil.

Sebuah studi ini telah mengamati wanita AS yang usia kehamilannya antara 6 hingga 19 minggu. Para peneliti dari Vaccine Safety Datalink (VSD), yang merupakan sebuah kolaborasi antara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan sembilan sistem kesehatan, mengamati lebih dari 105.000 wanita dari Desember 2020 hingga Juni 2021.

Baca Juga: Antisipasi Penularan Covid-19 di Malioboro, Satpol PP Gelar Pemeriksaan Acak ke Pengunjung

Berdasarkan jumlah tersebut, 13.160 ibu hamil berakhir dengan keguguran. Sedangkan, 92.286 ibu hamil dalam kondisi baik-baik saja. Di antara ibu hamil, lebih dari 14 persen sudah menerima setidaknya 1 dosis vaksin Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson.

Sebelumnya, ibu hamil yang mengalami keguguran tidak memiliki peluang lebih tinggi untuk menerima vaksin Covid-19 dalam 28 hari, bila dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami keguguran.

Sayangnya, infeksi virus corona Covid-19 telah dikaitkan dengan sejumlah penyakit serius pada ibu hamil. Apalagi, pandemi virus corona Covid-19 ini telah mempengaruhi kondisi ibu hamil dan janinnya lebih buruk.

Ada pula banyak klaim di media sosial yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 bisa berdampak buruk pada kesuburan.

Para pejabat kesehatan sangat ini menekankan bahwa sekarang ini tidak ada bukti yang menunjukkan salah satu vaksin Covid-19 bisa berdampak buruk pada kesuburan pria atau wanita.

Baca Juga: Pengunjung Bioskop Palembang Wajib Aplikasi Peduli Lindungi Dosis 2, Baru Dibuka Sepi

Menurut penelitian terbaru, banyak wanita yang terlibat dalam uji coba vaksin Covid-19 telah berhasil hamil dengan aman. Karena itu, banyak pejabat kesehatan tidak percaya bahwa vaksin Covid-19 ini memiliki dampak buruk pada kesuburan.

Oleh sebab itu, komite vaksin Inggris merekomendasikan ibu hamil untuk suntik vaksin Covid-19 demi melindungi diri mereka dari virus corona Covid-19.

"Anda tidak perlu menghindari kehamilan setelah suntik vaksin Covid-19. Karena, tidak ada bukti kalau vaksin Covid-19 memiliki efek samping pada kesuburan atau peluang Anda untuk hamil," kata para pejabat kesehatan dikutip dari Express.

Komite Bersama untuk Vaksinasi dan Imunisasi (JCVI) telah merekomendasikan bahwa vaksin Covid-19 bisa diterima ketika menyusui. Hal ini sejalan dengan rekomendasi dari Amerika Serikat dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Vaksin Covid-19 bisa memberikan perlindungan terbaik bagi ibu hamil dari berbagai penyakit serius selama masa kehamilan. Di Inggris, lebih dari 44 juta orang sudah vaksinasi lengkap dan pemerintah akan menyediakan suntikan penguat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait