alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terlibat KLB Demokrat Versi Moeldoko, Apri Sujadi Dipastikan Tak Bisa Maju Pilkada

M Nurhadi Rabu, 28 Juli 2021 | 15:00 WIB

Terlibat KLB Demokrat Versi Moeldoko, Apri Sujadi Dipastikan Tak Bisa Maju Pilkada
Bupati Bintan Apri Sujadi dipecat Partai Demokrat. (Antara)

"Apri kehilangan kans setelah ketahuan mengikuti Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang," kata Husnizar.

SuaraBatam.id - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Kepri, Husnizar Hood menyatakan Bupati Bintan Apri Sujadi tidak lagi bisa maju menjabat kembali di partai itu.

"Apri kehilangan kans setelah ketahuan mengikuti Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang," kata Husnizar di Tanjungpinang, Rabu (28/7/2021).

Ia mengatakan, DPP Partai Demokrat memecat Apri dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Kepri setelah terlibat dalam KLB Partai Demokrat versi Moeldokodi Deli Serdang. Namun, Partai Demokrat tidak memecat Apri sebagai kader partai.

Selama proses menuju Musda Partai Demokrat Kepri, menurut dia, hanya ada tiga nama yang muncul, yakni dirinya sendiri, Isdianto, dan Asnah. Isdianto dan Asnah sedang bergeliat mendapatkan dukungan dari pengurus kabupaten dan kota.

Baca Juga: ICW Bikin Moeldoko Marah, Moeldoko : Ini Menodai Kehormatan Saya

Husnizar merasa percaya diri melawan Isdianto dan Asnah dalam Musda Partai Demokrat Kepri. Hal itu disebabkan dia merasa sebagai kader yang lahir dari proses yang panjang di Partai Demokrat.

"Saya di Demokrat melalui proses yang panjang. Ibaratnya, saya ini sudah naik SD ke SMP, kemudian SMA dan kuliah. Oleh karena itu, saya percaya diri menghadapi mereka," katadia.

Pernyataan itu disampaikan Husnizar terkait dengan munculnya mantan Gubernur Kepri Isdianto dan mantan anggota DPRD Kepri Asnah dalam Musda Partai Demokrat Kepri yang akan digelar dalam waktu dekat.

Isdianto bergabung dengan Partai Demokrat setelah meninggalkan PDIP ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur Kepri pada Pilkada Kepri 2020.

Sementara itu, Asnah belum lama ini pernah menjadi pengurus Partai Gerindra sebelum bergabung di Partai Demokrat.

Baca Juga: Moeldoko Geram Sebut Tuduhan ICW Ngawur dan Menyesatkan, Ingin Ambil Langkah Hukum

"Ada perubahan peraturan organisasi dalam musda, peranan DPP Demokrat cukup dominan," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait