alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Percepat Vaksinasi, BIN Kepri Akan Gelar Program Vaksin Covid-19 ke Rumah Warga

M Nurhadi Sabtu, 24 Juli 2021 | 12:16 WIB

Percepat Vaksinasi, BIN Kepri Akan Gelar Program Vaksin Covid-19 ke Rumah Warga
Grand Batam Mall (Suara.com/Nando)

Disampaikan Kepala BIN Daerah Kepri, Brigadir Jenderal Polisi Dr. Riza Celvian Gumay, prioritas utama saat ini adalah menyelesaikan program vaksinasi untuk pelajar.

SuaraBatam.id - Program vaksinasi Covid-19 di Batam akan semakin digencarkan. Dalam waktu dekat, vaksinasi akan dilakukan dengan metode menjemput warga atau door to door.

Metode ini diusulkan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kepulauan Riau yang menyasar seluruh warga, terutama yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat proses vaksinasi.

Disampaikan Kepala BIN Daerah Kepri, Brigadir Jenderal Polisi Dr. Riza Celvian Gumay, prioritas utama saat ini adalah menyelesaikan program vaksinasi untuk pelajar.

Dengan demikian, vaksinasi dari rumah ke rumah bisa dilaksanakan setelah vaksinasi pelajar rampung. "Vaksin rumah ke rumah itu, akan kita lakukan setelah vaksinasi pada pelajar," kata Riza, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Viral! Cerita 3 Lansia Ditolak Petugas Vaksin Covid-19 karena Tak Bawa Fotokopi KTP

Metode vaksinasi door to door ini baru dilaksanakan di Kota Tanjungpinang. Namun sejauh ini belum dilakukan dengan efektif.

"Kita di Tanjungpinang melakukan, dengan 300 vaksin. Kesulitannya, ada yang mau ada yang tidak. Dan kita memiliki keterbatasan tenaga medis dan waktu juga, karena dalam sehari kita keliling setiap daerah," kata Riza.

"Jadi, kami membuat keputusan, bahwa kita selesaikan dulu vaksinasi pada generasi-generasi penerus kita adik-adik pelajar ini," sambung dia, melansir Batamnews --jaringan Suara.com.

BIN Kepri mengatakan, vaksinasi pada pelajar tahap I dengan sasaran 4.784 orang pelajar di Kota Batam, akan dilakukan selama dua hari.

Sementara, untuk tahap 2, vaksinasi menyasar pelajar dengan jumlah lebih banyak, yaitu 6 ribuan orang pelajar.

Baca Juga: Singapura: 75 Persen Pasien Covid-19 Sebulan Terakhir adalah Mereka yang Sudah Divaksin

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait