Bukayo Saka Jadi Korban Rasis Usai Gagal Cetak Gol, Sterling dan Jack Grealish Disalahkan

Roy Keane secara terang-terangan tidak senang Saka menjadi penendang terakhir, lantaran masih ada pemain lain seperti Sterling dan Grealish.

M Nurhadi
Senin, 12 Juli 2021 | 11:06 WIB
Bukayo Saka Jadi Korban Rasis Usai Gagal Cetak Gol, Sterling dan Jack Grealish Disalahkan
Bukayo Saka dan Jack Grealish goda suporter wanita. (CARL RECINE / POOL / AFP)

SuaraBatam.id - Mantan pemain Manchester United yang kini berkarir sebagai pundit dan komentator, Roy Keane mengecam Raheem Sterling dan Jack Grealish lantaran membiarkan pemain muda Bukayo Saka jadi penentu babak pinalti dalam Final EURO 2020.

Dalam laga Inggris vs Italia itu, Bukayo Saka yang masih berusia 19 tahun jadi penendang pinalti terakhir sekaligus penentu lantaran dua penendang penalti dari Inggris sebelumnya sudah gagal, yakni Jadon Sancho dan Rashford.

Roy Keane lantas menyalahkan Sterling dan Grealish karena membiarkan Saka menendang penalti tersebut. Ia juga menyalahkan Pelatih Gareth Southgate justru menunjuk pemain muda, Bukayo Saka sebagai penendang terakhir.

Pemain muda berusia 19 itu pada akhirnya gagal menjalankan tugas tersebut. Arah tendangan pemain Arsenal itu bisa dibaca oleh kiper Italia, Gianluigi Donnarumma.

Baca Juga:Shaw Pecahkan Rekor Gol Tercepat Final Euro, Inggris Ungguli Italia di Babak Pertama

Melansir dari Sky Sport, Roy Keane secara terang-terangan tidak senang Saka menjadi penendang terakhir, lantaran masih ada pemain lain seperti Sterling dan Grealish.

Beban sebagai penendang penalti menurutnya harus diemban oleh pemain yang berpengalaman, bukan pemain muda.

Membiarkan Bukayo Saka, seorang pemain berusia 19 tahun menjadi penendang terakhir tentu meninggalkan beban yang luar biasa.

Sterling dan Grealish seharusnya berinisiatif untuk memberi masukan agar mau maju dan menendang bola, bukan malah duduk diam.

Hingga akhirnya, Saka membuntuti Rashford dan Sancho yang gagal dalam penalti sebelumnya. Ketiganya kini jadi bulan-bulanan ujaran rasis di media sosial.

Baca Juga:Final Euro 2020: Susunan Pemain Italia vs Inggris dan Link Live Streaming

Dari Inggris, hanya dua eksekutor yang berhasil menunaikan tugasnya, pertama Harry Kane dan Harry Maguuire.

Sedangkan di Italia, setelah tendangan Belotti dan Jorginho bisa dihentikan. Tiga penendang lainnya yakni Domenico Berrardi, Leonardo Bonucci dan Federico Bernardeschi berhasil menyelesaikan tugas mereka dengan baik. Kemenangan bagi Italia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini