Disebut Paling Oke, Ini Potensi Pasangan Capres Cawapres Sandiaga Uno-Ganjar Pranowo

Dari berbagai riset, data dari Sandiaga Uno diklaim paling cocok disandingkan dengan Ganjar Pranowo.

M Nurhadi
Rabu, 16 Juni 2021 | 10:43 WIB
Disebut Paling Oke, Ini Potensi Pasangan Capres Cawapres Sandiaga Uno-Ganjar Pranowo
Kolasi Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo (Suara.com dan Kemenparekraf)

SuaraBatam.id - Usai merebaknya isu Ganjar Pranowo yang kian merenggang dengan PDIP membuat berbagai spekulais berkembang. Hingga yang paling baru, Survei Litbang Kompas menyebut ia paling cocok berduet dengan Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno dinilai paling cocok berduet dengan Ganjar karena dinilai bisa melengkapi Ganjar dari berbagai faktor. Pertama, 51,1 persen pemilih Sandiaga adalah wanita. Berbeda dengan Ganjar yang mayoritas didukung laki-laki. Angkanya 59,1 persen.

Sandiaga juga didukung 44,4 persen responden usia di bawah 23 tahun. Sementara pemilih Ganjar kebanyakan di usia 40 sampai 60 tahun. Dari sisi domisili, 62,2 persen pemilih Sandiaga berasal dari luar Jawa. Cukup melengkapi Ganjar yang kuat dukungan pemilih dari Pulau Jawa.

Sementara dari dukungan partai politik, Sandiaga juga melengkapi kekurangan Ganjar. Sandi didukung 11,1 persen pemilih PKS, 15,6 persen Demokrat, 17,8 persen Gerindra, 8,9 persen Golkar, 4,4 persen NasDem, dan 2,2 persen PPP serta 8,9 persen PDIP.

Baca Juga:Ganjar Pranowo Berpeluang Didukung PKS, Denny Siregar: Lucunya Kelewatan

Uniknya, Sandiaga didukung 44,4 persen responden yang merasa tak puas dengan kinerja pemerintah Jokowi. 

Salah satu partai yang diisukan bakal mendukung PPP memberi tanggapannya. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) menyebut, partainya belum tertarik untuk fokus ke Pilpres terlebih untuk mengusung Ganjar- Sandi jika benar berpasangan.

"Kami sementara ini fokus untuk pemenangan pemilu legislatif. Urusan capres sementara kami kesampingkan dulu," kata dia, Selasa (15/6/2021).

Ia menyebut, pihaknya kini tengah fokus mengurus agar PPP bisa lolos parliamentary treshold di pemilu selanjutnya dan menganggap hal ini sebagai dinamika politik biasa. Ia juga menyebut Pilpres masih cukup lama.

"Sementara Pilpres masih sekitar 3 tahun lagi, meskipun persiapannya tinggal 2 tahun. Termsuk siapa calon pendamping, kami belum memikirkannya," kata dia, melansir Batamnews --jaringan Suara.com.

Baca Juga:PDIP Persilakan Ganjar Maju Capres Dengan Partai Lain: Menuju Gerindra, Golkar atau PKB?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini