alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Mau Kalah Dari Megawati, Petinggi Partai Demokrat Juga Dapat Gelar Doktor

M Nurhadi Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:34 WIB

Tak Mau Kalah Dari Megawati, Petinggi Partai Demokrat Juga Dapat Gelar Doktor
Ketua Fraksi Demokrat‎ DPR Edhie Baskoro‎ Yudoyono (Ibas) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Selain Megawati Soekarnoputri, putra SBY Ibas juga endapatkan titel doktor di hari yang sama.

SuaraBatam.id - Megawati Soekarnoputri ternyata bukan satu-satunya politisi yang mendapatkan gelar dalam beberapa hari terakhir ini.

Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mendapatkan gelar bergengsi di waktu bersamaan.

Sebelumnya Megawati menerima gelar professor lantaran dianggap Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian telah membuktikan keberhasilannya dalam membangun bangsa.

“Di kalangan pemimpin dunia, belum ada seorang wanita dapat menjabat berturut-turut sebagai Wakil Presiden dan Presiden. Sejarah dunia juga mencatat tidak banyak seorang presiden yang juga putri dari seorang presiden sebelumnya,” kata Amarulla dalam sambutannya, Jumat (11/6/2021) siang.

Baca Juga: Dituding Jadi Penyebab Penghina SBY Tak Bisa Dilaporkan, Mahfud MD Sekak Demokrat!

Gelar ini tentu jadi perhatian banyak pihak. Pasalnya, meski sempat berkuliah, belum sekalipun Megawati meraih gelar sarjana.

Namun, tidak hanya Megawati, di hari yang sama, putra SBY juga berhasil merengkuh titel bergengsi.

Edhie Baskoro Yudhoyono bersamaan dengan Megawati berhasil mendapat promosi doktor Manajemen Bisnis Institute Pertanian Bogor (IPB). Ibas sapaan akrabnya berhasil lulus setelah memaparkan disertasi bertajuk “Strategi Pembiayaan dan Investasi untuk pengembangan Pariwisata terpadu yang berkelanjutan dan inklusif”.

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri resmi mendapat gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) dari Universitas Pertahanan (Unhan). (Istimewa)
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri resmi mendapat gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) dari Universitas Pertahanan (Unhan). (Istimewa)

“Merumuskan strategi pembiayaan dan investasi yang sesuai untuk pariwisata terpadu yang berkelanjutan dan inklusif di Kawasan Pariwisata Labuan Bajo,” kata Ibas dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).

Melansir Hops.id (jaringan Suara.com), dalam mengumpulkan data, Ibas mewawancarai narasumber dengan metode uesioner terhadap 221 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta para pakar.

Baca Juga: Lontarkan Candaan AHY Masih Lama Jadi Presiden, Menkumham Diprotes Politisi Demokrat

“Tidak hanya itu, untuk memastikan hasil penelitiannya dapat dipertanggungjawabkan, beberapa data juga diambil dari beberapa instansi resmi pemerintah di tingkat pusat maupun daerah,” pungkas Ibas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait