Membahayakan Kesehatan, Tidur Kurang dari 5 Jam Tingkatkan Risiko Demensia

Bagaimana kualitas tidur bisa memengaruhi risiko demensia pada seseorang?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana
Minggu, 28 Februari 2021 | 08:30 WIB
Membahayakan Kesehatan, Tidur Kurang dari 5 Jam Tingkatkan Risiko Demensia
Ilustrasi demensia. (Shutterstock)

SuaraBatam.id - Apakah Anda termasuk orang yang sering kali tidur kurang dari lima jam dalam sehari? Jika iya, ada baiknya membenahi pola tidur Anda secepatnya.

Kurangnya waktu tidur bukan hanya membuat badan tidak segar saat bangun. Tidur kurang dari lima jam setiap malam ternyata juga bisa membahayakan kesehatan otak hingga meningkatkan risiko demensia. Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah studi yang terbit di jurnal Aging.

Dilansir dari Independent, penelitian baru ini menemukan bahwa kurang tidur akan melipatgandakan risiko Alzheimer yang merupakan salah satu penyakit demensia paling umum, serta risiko kematian dini. Penelitian ini didasarkan pada studi terhadap 2.610 orang di atas 65 tahun.

Mereka meneliti bagaimana peserta menilai kewaspadaan, berapa lama untuk tertidur, frekuensi tidur siang, mendengkur, serta durasi dan kualitas tidur. Secara keseluruhan, para ahli menemukan adanya hubungan kuat antara masalah tidur dan risiko demensia dari waktu ke waktu.

Baca Juga:Lebih Nyaman, Ini 3 Posisi Tidur yang Baik Saat Hamil

Penulis utama, Dr Rebecca Robbins mengungkapkan, "Temuan kami menjelaskan hubungan antara kurang tidur dan risiko demensia."

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi demensia (shutterstock)

Peneliti lalu menegaskan pentingnya upaya untuk membantu individu yang lebih tua mendapatkan tidur cukup dan berkualitas setiap malam.

Penulis senior Profesor Charles Czeisler menambahkan, temuan ini menunjukkan betapa pentingnya tidur bagi kesehatan otak.

Dia berkata, "Data ini menambah bukti bahwa tidur penting untuk kesehatan otak dan menyoroti kebutuhan untuk penelitian lebih lanjut tentang kemanjuran meningkatkan kualitas tidur dan mengobati gangguan tidur pada risiko penyakit Alzheimer dan kematian."

Tak kalah penting, para peneliti pun menunjukkan bahwa berapa lama seseorang membutuhkan waktu untuk tertidur juga dikaitkan dengan risiko demensia. Mereka yang kerap membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk terlelap menghadapi risiko insiden demensia sebesar 45 persen lebih tinggi.

Baca Juga:Tidur Berkualitas Dapat Membuat Kulit Wajah Cerah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini