Edhy Ditangkap KPK, Prabowo Ditagih Bikin Penjara untuk Kader Gerindra

Prabowo Subianto mau menjebloskan sendiri kader partainya ke penjara jika ketahuan terlibat korupsi

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara
Jum'at, 27 November 2020 | 06:45 WIB
Edhy Ditangkap KPK, Prabowo Ditagih Bikin Penjara untuk Kader Gerindra
Seluruh pengurus daerah Partai Gerindra bersepakat mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden pada Pilpres 2024, setelah yang bersangkutan kembali dipilih sebagai ketua umum, Sabtu (8/8/2020). [Suara.com/Bagaskara]

Dalam cuitannya, Abdillah juga menyinggung Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Diketahui perusahaan Fahri Hamzah mengantongi izin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengekspor benih lobster.

"Apa kabar juga Fahri Hamzah. Mana yang prospeknya lebih bagus? Partai Gelora atau benur? Atau saling menguntungkan?" sindir Abdillah.

Tagih janji Prabowo

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersiap menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Kamis (26/11/2020). [ANTARA FOTO/ Reno Esnir]
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersiap menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Kamis (26/11/2020). [ANTARA FOTO/ Reno Esnir]

Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo oleh KPK membuat publik kembali teringat dengan janji Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Publik menagih janji Prabowo yang akan menjebloskan sendiri kader partainya yang korupsi ke penjara.

Baca Juga:Gantikan Edhy Prabowo, Luhut Langsung Konsolidasikan Pejabat KKP

Janji tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam Debat Pertama Pilpres 2019 pada 17 Januari 2019. Debat perdana tersebut mengangkat topik mengenai korupsi dan terorisme.

Kala itu, Prabowo yang mencalonkan diri sebagai Calon Presiden bersama Sandiaga Uno sebagai Calon Wakil Presiden dengan tegas berjanji menumpas korupsi di partainya.

Awalnya, capres petahana Joko Widodo (Jokowi) mengutip data dari Indonesian Corruption Watch (ICW) yang menyebut Gerindra menjadi partai yang paling banyak mencalonkan eks napi koruptor pada Pemilu 2019.

"Pak Prabowo pernah bilang korupsi di Indonesia sudah stadium 4, tapi saya nggak setuju. Tapi menurut ICW, partai yang Bapak pimpin termasuk yang paling banyak calon mantan koruptor atau mantan napi korupsi. Yang saya tahu yang tanda tangan adalah ketua umumnya, berarti Pak Prabowo yang tanda tangan," kata Jokowi

Mendapatkan serangan dari Jokowi, Prabowo berdalih belum mendapatkan laporan mengenai hal itu.

Baca Juga:Menyerahkan Diri, Andreau dan Amiril Staf Edhy Prabowo Langsung Ditahan

Prabowo Subianto [ABC Australia]
Prabowo Subianto [ABC Australia]

Prabowo balik menantang Jokowi untuk melaporkan kepadanya jika menemukan kader yang korupsi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini