alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Ngeles, Petinggi PDIP Pangkep Ngaku Rekam Video Hubungan Intim

Pebriansyah Ariefana Rabu, 11 November 2020 | 06:54 WIB

Sempat Ngeles, Petinggi PDIP Pangkep Ngaku Rekam Video Hubungan Intim
Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Pangkep Abdul Rasyid dan pria diduga mirip dirinya beredar di media sosial / [Foto : Facebook Moh. Rizki]

Saat diperiksa penyidik, Rasyid akhirnya mengaku, pemeran pria dalam video porno tersebut adalah dirinya.

SuaraBatam.id - Ketua PDI Perjuangan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Pangkep (Pangkep) Abdul Rasyid akhirnya mengaku mereka video hubungan seksnya. Video tersebut pun tersebar.

Hal itu diakui saat polisi Polres Pangkep memeriksa Abdul Rasyid. Selain memeriksa video, polisi juga memanggil Abdul Rasyid, yang juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep.

Saat diperiksa penyidik, Rasyid akhirnya mengaku, pemeran pria dalam video porno tersebut adalah dirinya.

"Iya dia (Abdul Rasyid) mengakui. Pemeriksaan kami seperti itu," kata Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo kepada SuaraSulsel.id, Selasa (10/11/2020).

Baca Juga: Judulnya Video Keluarga, Isinya Ayah Bercinta Dengan Ayam dan Anjing

Endon menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Rasyid menyebut kasus video porno itu terjadi di wilayah hukum Polrestabes Makassar.

Akun facebook bernama Moh Rizki akan dilaporkan pencemaran nama baik oleh Ketua PDI Perjuangan Pangkep / [Foto: Akun Facebook Moh Rizki]
Akun facebook bernama Moh Rizki akan dilaporkan pencemaran nama baik oleh Ketua PDI Perjuangan Pangkep / [Foto: Akun Facebook Moh Rizki]

Sebab itu, kata Endon, kasus tersebut akan dilimpahkan ke Polrestabes Makassar untuk ditangani lebih lanjut.

"Sudah diperiksa, kemarin terakhir itu. Dia (Abdul Rasyid) mengakui bahwa dia," kata Endon.

"Kalau pelaku yang nyebar masih kita lakukan penyelidikan lanjut. Karena informasi kan dilakukan di wilayah Polrestabes Makassar. Nanti kita akan limpahkan kasusnya ke Polrestabes Makassar," tambah Endon.

Endon menerangkan alasan pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Polrestabes Makassar lantaran kasus video porno itu memerlukan pemeriksaan para ahli. Tujuannya, adalah untuk mengungkapkan kejadian sebenarnya.

Baca Juga: Ancam Sebar Video Seks, Napi Mengaku Aparat Ini Peras TKW

"Kita harus melakukan pemeriksaan secara ahli. Karena kita tidak harus sekedar pengakuan saja. Harus ahli IT segala macam. Cewek (dalam video) masih kami dalami. Tapi nanti pemeriksaan lanjutan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait