- Pria berinisial M membunuh HS dengan 25 tusukan di kamar kos Batam Kota pada Minggu (25/10/2026).
- Aksi penusukan tersebut diduga dipicu dendam karena M sering dimaki dan dihina oleh korban.
- Polsek Batam Kota telah mengamankan terduga pelaku bersama barang bukti guna proses penyidikan lanjutan.
SuaraBatam.id - Perselisihan antara dua pria di sebuah kamar kos kawasan Ruko Niaga Mas Blok A Nomor 11, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, berakhir tragis.
HS tewas setelah mengalami 25 luka tusukan dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (25/10/2026).
Seorang pria berinisial M (39), yang diduga terlibat dalam penusukan tersebut, telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan sementara, aksi kekerasan itu dipicu rasa dendam karena M mengaku kerap dimaki, dimarahi, dan dihina oleh korban.
Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 mengenai keributan yang melibatkan senjata tajam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Batam Kota segera mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan seorang pria yang diduga terlibat, berikut sejumlah barang bukti.
"Setelah menerima informasi, personel Polsek Batam Kota langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Seorang pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut kami amankan bersama sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan," kata Benny dikutip dari Batamnews--jaringan Suara.com, Senin (26/10/2026).
Berdasarkan kronologi dalam laporan polisi, peristiwa tersebut bermula ketika seorang saksi perempuan berinisial N menghubungi M untuk mengambil koper yang berada di kamar kosnya.
Sekitar pukul 14.15 WIB, HS datang ke kamar tersebut. Korban disebut dalam kondisi marah dan menendang pintu karena mempertanyakan alasan M tidak menjawab panggilan teleponnya.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi adu mulut. Dalam perselisihan itu, HS diduga memukul punggung M menggunakan helm sebelum keduanya terlibat perkelahian fisik.
Saksi yang berada di lokasi sempat berusaha melerai pertikaian tersebut. Namun, berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, situasi semakin tidak terkendali ketika korban disebut hendak mengeluarkan pisau dari pinggangnya.
Keduanya kemudian terlibat perebutan senjata tajam hingga pisau tersebut dikuasai M. Setelah itu, M diduga berulang kali menusuk punggung korban.
Saksi yang melihat kejadian tersebut berteriak meminta pertolongan. Pemilik kos pun sempat mendatangi area tangga dan menegur keduanya agar menghentikan keributan.
Namun, kekerasan diduga berlanjut setelah M sempat keluar dari kamar. Ia disebut kembali masuk, memukul korban menggunakan kayu broti, lalu kembali melakukan penusukan.
Menurut keterangan saksi dalam laporan polisi, korban sempat meminta agar serangan dihentikan dengan mengatakan, "Stop, udah."
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla