- Gangguan terjadi karena adanya pekerjaan pemasangan Panel LVDMP di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Sei Ladi
- Wilayah terdampak mencakup Tiban, Kota Mas, Tanjung Uma, dan sekitarnya
- Menghubungi layanan pelanggan jika mengalami kendala distribusi
SuaraBatam.id - Pelanggan Air Batam Hilir diminta bersiap menghadapi gangguan suplai air minum yang akan berlangsung pada Senin, 22 September 2025 malam.
Gangguan ini terjadi karena adanya pekerjaan pemasangan Panel LVDMP di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Sei Ladi, yang dijadwalkan dari pukul 22.00 hingga 22.20 WIB.
Melansir batamnews, manajemen Air Batam Hilir menjelaskan bahwa selama pekerjaan berlangsung, aliran air di sejumlah wilayah akan mengecil hingga terhenti sementara waktu. Wilayah terdampak mencakup Tiban, Kota Mas, Tanjung Uma, dan sekitarnya.
Imbauan untuk Pelanggan
Air Batam Hilir mengimbau masyarakat agar:
- Menampung air secukupnya sebelum pekerjaan berlangsung.
- Menggunakan air secara hemat dan bijak selama gangguan.
- Menghubungi layanan pelanggan jika mengalami kendala distribusi.
Mobil Tangki Air Siaga
Sebagai langkah mitigasi, mobil tangki air minum disiagakan untuk mendukung kebutuhan warga. Layanan ini bisa diakses dengan cara:
- Menghubungi Ketua RT/RW atau kelurahan setempat.
- Meneruskan permintaan resmi melalui saluran kepelangganan Air Batam Hilir.
- Dengan demikian, meskipun ada gangguan, warga tetap dapat mengakses air bersih sesuai kebutuhan.
Tips Menghadapi Gangguan Air Minum
- Agar aktivitas sehari-hari tetap lancar, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan warga:
- Simpan air dalam wadah bersih seperti toren, ember, atau galon.
- Gunakan air untuk kebutuhan pokok terlebih dahulu (masak, minum, mandi).
- Hindari mencuci pakaian atau peralatan berat pada saat gangguan.
- Koordinasikan dengan tetangga untuk berbagi informasi layanan tangki air.
Berita Terkait
-
Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?
-
PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan
-
Penyusutan Gletser Picu Ancaman Krisis Air di Masa Depan: Siapa Paling Terdampak?
-
Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam
-
Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan