SuaraBatam.id - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat utama di lingkungan polda dan polres jajaran dalam upaya penyegaran dan pembinaan karir.
Mutasi ini termasuk pengisian jabatan strategis Wakapolda Kepri yang kini dijabat oleh Brigjen Pol. Anom Wibowo.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, mengonfirmasi bahwa mutasi tersebut merupakan proses yang biasa terjadi di lingkungan Polri sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja dan pembinaan karir.
Ia menekankan bahwa penyegaran ini penting untuk memastikan keberlanjutan tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Alih tugas dan mutasi jabatan merupakan proses biasa yang pasti terjadi di lingkungan Polri sebagai bentuk penyegaran dan pembinaan karir,” ujar Pandra dalam keterangannya di Batam, dilansir dari Antara, Jumat(15/3/2025).
Menurut Pandra, pengisian jabatan Wakapolda Kepri ini berdasarkan surat telegram Kapolri yang ditandatangani Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Brigjen Pol. Anom Wibowo yang sebelumnya bertugas sebagai perwira tinggi di Bareskrim Polri dengan penugasan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kini dipercaya untuk menjabat sebagai orang nomor dua di Polda Kepri.
Penunjukan Brigjen Anom Wibowo sebagai Wakapolda Kepri dinilai sebagai langkah tepat mengingat rekam jejaknya yang kuat di bidang penegakan hukum dan pengembangan kebijakan di Bareskrim Polri.
Kehadiran Brigjen Anom diharapkan dapat memberikan warna baru dalam kepemimpinan Polda Kepri serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di wilayah tersebut.
Selain pengisian jabatan Wakapolda Kepri, mutasi lainnya juga meliputi beberapa posisi strategis.
Baca Juga: Tiket Gratis Pelni di Batam Masih Tersedia, Begini Cara Mendapatkannya
Kombes Pol. Taswin yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Dalops Sops Polri kini diangkat menjadi Karoops Polda Kepri, menggantikan Kombes Pol. Ulami Sudjaja yang dipindahkan sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya TK II di Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.
Pergantian pejabat juga terjadi di Direktorat Intelkam, di mana Kombes Pol. Zaenal Arifin yang sebelumnya menjabat sebagai Dirintelkam Polda Kepri diangkat menjadi Kapolresta Barelang.
Posisi Dirintelkam Polda Kepri kini diisi oleh AKBP Agung Budi Laksono yang sebelumnya bertugas di Polda Sulbar.
Dalam kesempatan terpisah, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menyampaikan bahwa rotasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja yang lebih baik dari setiap pejabat yang dilantik.
Ia menekankan pentingnya implementasi 10 perintah kerja yang mencakup berbagai aspek strategis dalam pelaksanaan tugas.
“Mutasi ini bukan hanya sebagai bagian dari pembinaan karir, tapi juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Setiap pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugasnya dan memberikan yang terbaik dalam menjalankan amanah,” tegas Kapolda Kepri.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta