SuaraBatam.id - Seorang oknum petugas pengisi uang ATM di Batam, Kepulauan Riau, menggasak uang senilai Rp 1,1 miliar dari 6 mesin ATM di berbagai lokasi. Diduga kuat, aksi nekat ini dilakukannya untuk memenuhi kecanduan judi online.
Berdasarkan informasi, pelaku berinisial TS ini melancarkan aksinya secara bertahap dengan menguras isi mesin ATM di Nagoya Newton, Pasar Legenda Malaka, Indomaret Pasir Putih, MCDermott, Rumah Sakit Elisabeth Lubuk Baja, dan Kepri Mall.
Kejahatan TS terbongkar setelah perusahaan tempatnya bekerja, PT Usaha Garda Arta Cabang Batam, menemukan kejanggalan dalam jumlah uang di beberapa kaset ATM. Audit internal kemudian mengungkap bahwa TS telah mencuri uang total Rp 1.137.450.000 dari 6 mesin ATM.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Moch R Dwi Ramadhanto kepada media membenarkan kejadian tersebut.
Dwi menjelaskan bahwa TS melancarkan aksinya seorang diri, memanfaatkan posisinya sebagai petugas investigator di perusahaan pengelolaan, pengisian, dan perbaikan ATM.
Pada 20 Juni lalu, TS telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus ini untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pihak lain di perusahaan tempat TS bekerja.
Berita Terkait
-
BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak