SuaraBatam.id - Perusahaan Singapore Airlines (SIA) memberikan kompensasi dan dukungan kepada penumpang penerbangan SQ321 yang mengalami turbulensi dahsyat pada 21 Mei lalu. SIA menawarkan kompensasi uang tunai bagi korban, dengan US$10.000 atau sekitar 162.965.500 untuk cedera ringan dan cedera serius.
SIA juga menambahkan uang muka sebesar US$25.000 kepada penumpang yang memerlukan perawatan medis jangka panjang, guna memenuhi kebutuhan mendesak mereka.
Selain itu, semua penumpang akan menerima pengembalian dana tiket dan kompensasi keterlambatan. SIA juga telah menanggung biaya pengobatan dan membantu keluarga korban untuk mencapai Bangkok.
SIA berencana untuk mengevaluasi dan memperbarui protokol keamanannya secara berkala guna memastikan bahwa standar keselamatan yang tinggi selalu terpenuhi.
Selain itu, SIA berjanji untuk bekerja sama dengan otoritas penerbangan dan pakar keselamatan untuk menganalisis insiden ini dan mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan.
Diberitakan sebelumnya, SIA mengalami insiden turbulensi ekstrem yang dialami penerbangan SQ321 dari London menuju Singapura pada 21 Mei lalu. Insiden ini memaksa pesawat Boeing 777-300ER tersebut mendarat darurat di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok.
Seorang penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.
Berita Terkait
-
Singapura Lawan Brasil Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Cuma Hadapi Yordania
-
Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini
-
Kalah dari Bangladesh, Apakah Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos? Ini Skenarionya
-
Malaysia Geram dengan Tuduhan Anak Buah Prabowo Soal Main Mata Lawan Singapura
-
Timnas Singapura vs Malaysia Jadi Sorotan, Muncul Klaim soal Dugaan Main Mata
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen