SuaraBatam.id - Ribuan komuter [MRT] di Singapura mengalami penundaan perjalanan selama lebih dari dua jam pada Senin malam, 3 Juni. Akibatnya mengganggu perjalanan pada jam sibuk di malam hari dan penumpang jadi menumpuk.
Penundaan itu terjadi setelah sambaran petir menyebabkan gangguan listrik di sepanjang bagian Jalur Utara-Selatan MRT.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.50, ketika petir menyambar infrastruktur kereta api di dekat stasiun Kranji, memicu kebakaran kecil dan memutus aliran listrik traksi.
Akibatnya, layanan kereta api terhenti antara Choa Chu Kang dan Woodlands, melumpuhkan perjalanan dan menyebabkan kekacauan besar bagi para komuter yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.
SMRT, operator MRT Singapura, dengan cepat mengerahkan bus reguler dan bus penghubung gratis untuk melayani penumpang yang terdampar.
Petugas SMRT juga bekerja keras untuk memperbaiki kerusakan dan memulihkan layanan kereta api. Sekitar pukul 19.55, layanan kereta dari Woodlands ke Choa Chu Kang berhasil diaktifkan kembali.
Satu jam kemudian, layanan kereta dari arah berlawanan juga pulih, mengakhiri penundaan yang panjang dan tidak terduga bagi para komuter.
Berita Terkait
-
Waspada Copet 'Necis' di Blok M Hub, MRT Jakarta Perketat Pengamanan
-
Monorel vs LRT: Serupa tapi Tak Sama, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sirkus Kelas Dunia Hadir di Singapura, Ajak Keluarga Indonesia Liburan Penuh Keajaiban
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi
-
10 Ide Prompt AI Bikin Poster Ramadan 2026, Penuh Nuansa Spiritual
-
Guru Agama di Batam Cabuli Siswa, Polisi Ungkap Modusnya
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!