SuaraBatam.id - Satu video tersebar di media sosial di Malaysia yang menunjukkan seorang guru terekam menampar seorang murid. Video tersebut kemudian viral dan sedang diselidiki kebenarannya oleh Departemen pendidikan negara bagian Terengganu, Malaysia.
Melansir todayonline, diduga guru laki-laki itu melakukan kekerasan terhadap murid SD.
Guru tersebut terekam berulang kali memukul seorang anak laki-laki. Video itu diposting di halaman Facebook "Warga Kuantan Official" dan mendapat reaksi keras dari para pengguna media sosial.
Terlihat guru menegur seorang anak laki-laki di atas panggung yang didekorasi untuk perayaan sekolah. Ia juga mendorong anak laki-laki itu, serta memukul kepalanya.
Video kemungkinan direkam secara diam-diam oleh seorang netizen dan ditonton lebih dari 2.000 kali dan dibagikan di platform media sosial.
Ada pula di unggahan lain di Facebook menunjukkan pria yang sama menendang kaki seorang anak laki-laki.
Sementara pihak sekolah saat ini belum merespon tindakan guru tersebut, namun membenarkan lokasi kejadian terjadi di aula pertemuan sekolah.
"Kami memahami bahwa insiden tersebut dikatakan terjadi di aula pertemuan selama pertemuan yang diadakan bersamaan dengan program anti-merokok dan vaping," katanya saat dihubungi, menambahkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10 pagi pada hari Selasa (13 Desember)," kata Wakil direktur sektor manajemen sekolah departemen pendidikan Terengganu, Azman Othman @ Abdullah, dikutip dari todayonline.
Baca Juga: Anies Baswedan Diyakini Peroleh Suara Terbanyak di Malaysia, Sumbernya dari Komunitas Ini
Berita Terkait
-
Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual
-
Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun
-
Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA
-
Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua
-
Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan