SuaraBatam.id - Usai menghadang massa di depan Kantor Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), polisi juga memukul mundur para pengunjuk rasa yang berkumpul di Gedung LAM Kota Batam, Senin 11 September 2023.
Melansir Batamnews--jaringan suara.com, menyebut di tempat itu polisi juga melemparkan gas air mata untuk membubarkan massa didemo tolak relokasi Rempang.
Dari video yang juga dirilis oleh akun Instagram @walhiriau, 11 September 2023, terlihat asap memenuhi satu ruang pertemuan di gedung tersebut.
Sementara banyak orang yang terlihat panik, berlarian dan menutup mulut agar tak terhirup gas air mata.
Aksi unjuk rasa memang merambah ke berbagai area di sekitar Batam Centre. Massa juga melarikan diri ke arah One Batam Mall.
Situasi mulai reda pada pukul 17.00 WIB termasuk di sekitar Gedung LAM Kota Batam dan area lainnya.
Sebanyak 43 orang dikabarkan diamankan dalam peristiwa itu. Menurut Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri N, SIK, ada sekitar 43 orang yang telah ditangkap.
"Kita amankan 43 orang, sedangkan petugas yang terluka 22 orang," ujar Kapolresta Barelang kepada wartawan.
Berita Terkait
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
ICW Tuding KPK Lamban, 2 Laporan Korupsi Kakap Mengendap Tanpa Kabar
-
Amnesty Ungkap Polisi Pakai Granat Gas Saat Demo Agustus: Padahal Dilarang Banyak Negara
-
Hingga September BP Batam Sedot Investasi Rp54,7 Triliun
-
Anggotanya Disebut Brutal Hingga Pakai Gas Air Mata Kedaluarsa Saat Tangani Demo, Apa Kata Kapolri?
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar