SuaraBatam.id - Seorang pria di Ranai Darat, Natuna, Kepulauan Riau, diduga membunuh anak anjing dengan cara membanting binatang itu ke tanah.
Diduga hal itu dilakukannya karena anjing tersebut lewat di tempat ibadah. Penyiksaan tersebut diketahui setelah beredar video dari akun Instagram @ahsforindonesia.
Terlihat di video anak anjing dibanting ke tanah di depan rumah ibadah pada malam hari. Kejadian tersebut memancing kecaman dari Christian Joshua Pale, pendiri Shelter Animals Hope.
Menurutnya peristiwa terjadi pada Senin (30/7). Joshua mengatakan dia menerima video dari pelapor yang menyebarkannya dalam grup percakapannya.
Joshua mengatakan bahwa anak anjing itu sedang mencari induknya, jadi dugaan penganiayaan itu dimulai saat anjing itu melintasi tempat ibadah.
"Seekor puppy (anak anjing) mencari induknya dan sampai di depan sebuah rumah ibadah, pelaku melihat dan dengan alasan najis ia membunuh dengan cara yang sangat kejam membuat puppy ini mati seketika," ujarnya dilansir dari CNN Indonesia.com, Selasa (01/8).
Joshua juga mengambil sikap akan pergi ke Natuna pada 3 Agustus 2023 bersama dengan Doni Herdaru dari Animals Hope Shelter dan Pejaten Shelter.
Joshua menyatakan bahwa dia akan menggelar sayembara dengan imbalan Rp20 juta bagi yang berhasil menemukan orang yang diduga menganiaya binatang.
Baca Juga: 7 Hari tanpa Aliran Air, Masyarakat Demo di Kantor Air Batam Hilir
Berita Terkait
-
Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap
-
Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin Tren Baru Akhir Pekan Bareng Anjing Kesayangan
-
Gangguan Eskalator di Stasiun Duri, 10 Orang Dewasa dan 2 Anak Terluka
-
Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian Tewas
-
Dua Suntikan Mematikan Tak Membunuh Christa Pike, Saksi Ungkap Suara Mengerikan dan Kejanggalan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen