SuaraBatam.id - Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Kepri, Syaiful, mengecam kebijakan yang diambil oleh Pelindo I yang berencana menaikkan tarif PAS (Pendapatan Air dan Sarana) Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang hingga 50 persen.
Menurut Syaiful, kenaikan tarif tersebut akan memberatkan masyarakat, terutama dalam kondisi perekonomian Tanjungpinang yang masih stagnan pasca pandemi COVID-19.
Selain itu, tarif yang lebih tinggi juga dapat menghambat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke daerah tersebut.
Syaiful menyarankan Pelindo untuk transparan mengungkapkan pemasukan dan biaya operasional yang mereka terima. Menurutnya, pendapatan Pelindo I Tanjungpinang dari uang PAS Masuk mencapai 1,3 hingga 1,5 miliar rupiah per bulan, belum termasuk pendapatan dari izin tambat kapal yang juga signifikan.
Tambah Syaiful kenaikan itu tidak dibarengi dengan perbaikan fasilitas di Pelabuhan Sri Bintan Pura.
"Keuntungan yang tinggi tidak akan bermanfaat jika pelayanan publik mengalami kendala dan menjadi beban bagi masyarakat," ujarnya.
Ia mencontohkan bahwa fasilitas seperti eskalator datar atau travelator belum ada, sehingga penumpang harus berjalan jauh sambil menenteng barang.
Ia berpendapat bahwa sebaiknya fasilitas penumpang ditingkatkan terlebih dahulu untuk memberikan kenyamanan sebelum mengevaluasi kenaikan tarif.
Baca Juga: DPRD Tanjungpinang Minta PT Pelindo Batalkan Kenaikan Pas Pelabuhan
Berita Terkait
-
Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak
-
Usai 10 Jam Diperiksa Kasus Surat Tanah, Eks Pj Walkot Tanjungpinang Hasan Nginap di Penjara
-
Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Tanjungpinang Ricuh, Ternyata Gara-gara Ini
-
Cara Kotor Den Yealta, Eks Kepala BP FTZ Tanjungpinang Diduga Terima Fulus Rp 4,4 M Dari Distibutor Rokok
-
Otak-otak Khas Tanjungpinang, Makanan Lezat Dibungkus Daun Kelapa
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba