SuaraBatam.id - Kabupaten Anambas punya destinasi wisata baru yang diberi nama Pondok Pulau Penyali Resort.
"Kepulauan Anambas merupakan daerah geografis berupa kepulauan, terdiri dari gugusan pulau-pulau, dimana sebagian besar pulau-pulau tersebut merupakan pulau kosong atau tidak berpenghuni yang masing masing memiliki daya tarik pariwisata, salah satunya Pulau Penyali ini," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas, Effi Sjuhairi yang dihubungi dari Natuna, Kamis.
Di pulau ini berdiri Pondok Wisata Pulau Penyali Resort dapat memberi dampak perekonomian bagi masyarakat setempat dan menambah daya tarik wisata di daerah tersebut.
"Karena akan semakin banyak pilihan destinasi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Kepulauan Anambas," ujarnya.
Ia mengatakan Pondok Wisata Pulau Penyali Resort tersebut terbuka untuk umum serta akan menambah daya tarik baru bagi perkembangan dan kemajuan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Ia juga mengatakan peresmian Pulau Penyali sebagai destinasi wisata menandakan bangkitnya sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Saya mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mengucapkan selamat kepada Bapak Dodo yang telah meresmikan resort miliknya dan pada kesempatan ini juga saya sampaikan bahwa hadirnya Penyali Island Resort ini menambah daftar resor yang telah ada sebelumnya di daerah ini, seperti Anambas Resort, Piugus, dan lainnya juga telah beroperasi, sehingga menjadi momentum bangkitnya pariwisata Anambas," kata Effi Sjuhairi.
Selanjutnya ia juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung kemajuan sektor pariwisata di Anambas, dimana adanya sinergitas antara pemerintah daerah dan pengusaha dalam membangun pariwisata di Kepulauan Anambas.
Sementara pemilik Penyali Island Resort, Dodo, menyampaikan hadirnya resort ini adalah hasil jerih payah dirinya dalam memelihara Ikan Napoleon selama kurang lebih 30 tahun.
Baca Juga: Baru Diresmikan, Masjid Raya Al Jabbar Malah Jadi 'Waterboom' Dadakan, Kolamnya Dipenuhi Bocil
“Ini merupakan hasil dari memelihara Ikan Napoleon dan kerapu sejak tahun 1990 hingga saat ini, setelah empat tahun pembangunan akhirnya pada hari Selasa 28 Februari 2023 resor ini dapat diresmikan,” ujar Dodo. [antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi