SuaraBatam.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menambah satu kapal rute Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) sebagai antisipasi lonjakan penumpang pada masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Dikutip dari Antara, kapal yang beroperasi adalah KM Dorolonda. Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang I.B.A Putra Kencana menyebut kapal itu akan melayani penumpang tujuan Belawan, Batam, Kijang, Tanjung Priok dan seterusnya.
"Tahun ini jumlah penumpang diprediksi naik 5.311 orang dibanding tahun lalu," katanya di Tanjungpinang, Rabu.
Ia menjelaskan setidaknya ada 7 kapal Pelni yang berlayar pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sebanyak tujuh unit.
Enam kapal lainnya yakni, KM Kelud melayani rute Tanjung Priok, Belawan, Batam, dan singgah ke Tanjungpinang.
Kemudian KM Bukit Raya dengan rute Tanjung Priok, Belinyu, Tanjungpinang, Letung, Tarempa, Selat Lampa, Natuna, Midai, Serasan, Pontianak, dan Surabaya. Rute Tanjungpinang jadi salah satu pelabuhan dengan penumpang yang cukup padat dengan menggunakan KM Bukit Raya, karena sangat familiar untuk masyarakat setempat.
Selanjutnya, KM Umsini dengan rute Tanjungpinang, Tanjung Priok, Surabaya, Makassar, Maumere sampai Kupang. "Durasi pelayarannya per 14 hari sekali," ujarnya.
Selain itu, ada juga KM Sabuk Nusantara 84 dan 48 yang bersandar di pelabuhan Tanjungpinang. Lalu KM Sabuk Nusantara 80 yang bersandar di pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan. Durasi pelayarannya per 10 hari sekali.
Dia berharap pelayaran selama periode Natal dan tahun baru kali ini berjalan lancar tanpa kendala apa pun. Namun, Pelni tetap harus mengantisipasi perubahan masyarakat dalam melakukan perjalanan setelah hampir tiga tahun pandemi COVID-19.
Baca Juga: Live Streaming Misa Malam Natal 2022, Kunjungi Link Berikut
"Antisipasi yang kami lakukan dengan melakukan protokol keamanan dan kesehatan yang lebih matang di lapangan. Semoga target penumpang tercapai dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, selamat, dan sehat,” katanya pula. [antara]
Berita Terkait
-
Jelang Imlek 2026, Stasiun Kereta Beijing Dipadati Penumpang Mudik
-
Produksi Hio Meningkat Pesat Jelang Imlek
-
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya
-
Apakah Tanggal Imlek Selalu Sama Setiap Tahun? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Perbedaan Sincia dan Imlek, Istilah Khas Tahun Baru China yang Serupa tapi Tak Sama
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi